Pulau Batee


Attailah Petir Akhir pekan merupakan waktu yang tepat untuk mengisi waktu untuk berkunjung ke destinasi-destinasi wisata agar rasa penat setelah bekerja selama sepekan hilang. Indonesia merupakan salah satu negara yang punya pesona alam yang luar biasa banyak dimana pesona alam yang indah bisa ditemui hampir di berbagai sudut di seluruh daerah di indonesia.
Pulau Batee

Dari sekian banyak tempat yang bisa dikunjungi dan sudah populer ternyata pesona alam yang indah tersebut masih banyak juga belum terjamah oleh orang-orang yang punya hobi travelling dimana salah satunya adalah Pulau Batee.

Pulau Batee ini merupakan bagian dari kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh yang menawarkan keindahan alam yang sangat luar biasa dan kondisi alam yang masih sangat-sangat alami. Dikarenakan memang belum banyak orang yang tahu dengan objek wisata yang satu ini.

Dengan kondisi alam yang benar-benar masih sangat alami maka tidak heran kalau suasana di Pulau Batee ini masih sangat-sangat segar. Pulau Batee ini sendiri terinspirasi dari batu nisan yang indah dan dibuat oleh seniman lokal terkenal pada zamannya kerajaan kuno dulu. Tidak hanya itu batu nisan tersebut juga mengungkapkan fakta unik yaitu pemilik dari bulau batu tersebut pada zaman dahulu.

Baca Juga

Tapi seiring berjalannya waktu pulau tersebut berubah menjadi pulau yang tidak berpenghuni tetap dan tidak sedikit orang yang tahu dengan pulau tersebut datang untuk berwisata ke Pulau Batee tersebut.  Dikarenakan keadaan alam yang masih sangat-sangat alami maka tempat yang paling asyik untuk menghabiskan waktu di pulau ini adalah di bibir pantai.

Pulau Batee ini berada di Pulau Nasi dan Bunta di Indonesia, keadaan yang begitu tenang yang jauh dari polusi udara dan suara kendaraan yang terlalu menggangu membuat setiap pengunjung yang sudah pernah berdatangan ke Pulau Batee ini betah untuk berlama-lama di pulau tersebut. Untuk luas dari pulau ini sendiri adalah sekitar 70 hingga 100 hektar saja, maka bagi yang ingin menghabiskan liburan masa panjangnya Pulau Batee ini merupakan salah satu pilihan yang paling tepat.

Dipantai pengunjung bisa menemukan sarang penyu dan pada saat-saat tertentu pengunjung juga bisa melihat langsung proses penyarangan penyu di bibir pantai. Tidak hanya penyu, sejumlah hewan lain juga bisa ditemukan di Pulau Batee ini, maka tidak heran kalau pemerintah menganggap pulau ini sebagai salah satu pulau yang berpotensi untuk menjadi cagar alam dan objek wisata.

Tidak ada fasilitas baik musola maupun kamar mandi yang memadai di pulau ini dan disarankan bagi kaum muslim maupun kaum muslimat yang berkunjung ke pulau Batee ini untuk membawa perlengkapan sholat sendiri.

Selain keindahan alamnya yang begitu alami pengunjung juga akan dimanjakan oleh pantai dengan pasir putih sepanjang mata memandang dengan angin nya yang sepoy-sepoy. Pengunjung juga bisa melakukan aktivitas memancing di beberapa spot di Pulau Batee ini dengan catan membawa perlengkapan untuk memangcing karena tidak tersedia fasilitas apa pun di pulau tersebut apalagi toko.

Pengunjung juga bisa menangkap gurita kecil dan juga lobster di pulau batee ini dengan sangat mudah dan jika sudah merasa bosan dengan aktivitas tersebut maka bisa dilanjutkan untuk mengeksplore Pulau Batee ini.

Perjalanan dari Pelabuan Ule Lue dengan menyewa kapal untuk menyeberang ke Pulau Batee ini akan memakan waktu sekitar 2 jam dan sesampainya di Pulau Batee ini perjalanan selama 2 jam tersebut mungkin tidak akan ada apa-apa nya dibandingkan dengan apa yang didapatkan di pulau Batee ini.

Nah, seperti itulah sedikit banyaknya informasi yang bisa admin share pada postingan kali ini, semoga informasi tersebut bermanfaat. Terimakasih & Sampai Jumpa.

Baca Juga

Saya Attailah asal Aceh 26 tahun hobi menulis.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »