Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Memilih Jurusan S2 di Luar Negeri

AttailahPetir Untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi memang membutuhkan komitmen yang jug tinggi. 

Cara Memilih Jurusan S2 di Luar Negeri

Apalagi jika anda memiliki rencana untuk melanjutkan pendidikan S2 ke luar negeri. Pasti akan ada banyak sekali tantangan yang harus anda hadapi ke depan nanti.

Pada saat hendak memutuskan untuk melanjutkan pendidikan S2 diluar negeri. Hal pertama yang harus anda lakukan adalah mempelajari bidang yang anda tekuni dengan lebih mendalam dan mempersiapkan diri, membuat riset atau disertasi di akhir tahun perkuliahan.

Pada dasarnya perguruan tinggi di luar negeri juga menyediakan banyak program magister yang bisa dipilih. 

Bahkan dibeberapa universitas ada yang menawarkan program-program yang punya kelebihan dan keunggulannya masing-masing.

Sebenarnya cara memilih jurusan s2 di luar negeri setiap orang bisa berbeda-beda, karena ada banyak faktor yang harus mereka pertimbangkan.

Namun menurut admin pribadi ada 4 Tips cara memilih jurusan s2 di luar negeri yang mungkin bisa anda terapkan sebelum mulai melanjutkan s2 tersebut.

Penasaran Tipsnya apa-apa saja? Langsung saja kita ulas satu persatu di bawah ini.

Pertimbangkan Tipe Gelar Magister Yang Ingin Diambil
Tipe Gelar Magister

Gelar magister sendiri biasanya terbagi menjadi Taught Magister dan juga Research Magister. Gelar tersebut punya beberapa kesamaan, seperti waktu studi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan s2 tersebut yang berkisar antara 1 hingga 2 tahun lamanya.

Sebenarnya perbedaan yang paling terlihat antara kedua gelar tersebut ada 3 yang mana diantarnya adalah:

  • Taught Magisters yakni dengan sistem mengikuti struktur yang mirip dengan studi sarjana, sedangkan Research Magisters lebih ke cakupannya untuk belajar dengan cara yang lebih mandiri. 
  • Kebanyakan program Taught Magisters ini terdiri dari mata kuliah Magister of Arts (MA) dan Magister of Science (MSc). Sedangkan untuk kursus Research Magisters sendiri termasuk kedalam MRes dan juga MPhil. 
  • Adapun Taught Magisters ini sendiri terdiri dari modul inti dan opsional yang publikasikan melalui seminar, lokakarya, dan juga mata kuliah. Sedangkan untuk Research Magisters lebih melibatkan satu atau lebih proyek penelitian yang independen, dengan sedikit atau bahkan tanpa jadwal waktu. 

Bagi anda yang mungkin tipe orang lebih suka mempelajari modul set maka Taught Magisters adalah pilihan yang tepat. Sedangkan kalau anda lebih menyukai menulis disertasi dan juga kebebasan maka ada baiknya untuk mengampil program penelitian.

Pertimbangkan Kembali Durasi Dari Program S2 Yang Diambil
Durasi Pendidikan

Selain dari mempertimbangkan gelar magister yang harus diambi. Hal lainnya yang juga tidak kalah pentingnya adalah mempertimbangkan durasi program magister yang diambil tersebut.

Program Magister ini sendiri ada yang  berjalan selama 6 bulan atau 1 tahun, bahkan ada juga yang sampai 15 bulan atau 2 tahun. Durasi studi ini sendiri akan sangat bergantung pada akreditasi kampus yang dituju.

Rata-rata nya untuk program magister durasi minimal yang dibutuhkan adalah sekitar satu tahun atau 14 bulan kalau misalnya anda sudah mempunyai komponen disertasi. 

Walaupun sebenarnya anda masih bisa memilih program magister dengan durasi yang lebih singkat yakni di bawah satu tahun. Tapi risiko yang harus anda terima terlalu besar karena bisa saja program magister yang anda ambil terebut tidak diakui.

Maka dari itu, ada baiknya untuk mengambil durasi yang aman saja yakni yang jangka waktu satu tahun atau 15 bulan.

Kumpulkan Informasi Mengenai Kurikulum

Kurikulum

Selanjutnya yang harus anda lakukan sebelum melanjutkan s2 di luar negeri adalah anda harus membuat keputusan tentang program apa yang ingin anda lanjutkan nantinya.

Namun sebelumnya hubungi terlebih dahulu pihak kampus untuk berbicara langsung dengan manajer kursus dari program yang akan anda tekuni nantinya.

Dalam hal ini anda bisa mengambil kesempatan untuk mengajukan pertanyaan apa pun yang kiranya anda butuhkan. 

Misalnya saja tentang mata kuliah yang dibahas, strategi penilaian dan juga logika di balik kurikulum yang ditawarkan tersebut. 

Dengan begitu banyaknya informasi yang anda dapatkan tentu bisa membuat anda merasa lebih mantap dalam menentukan pilihan untuk melanjutkan s2 diluar negeri dengan lebih percaya diri.

Pastikan Reputasi Universitas Tersebut Baik
Reputasi Kampus

Dalam memilih universitas yang tepat sebenarnya bagi sebagian besar orang merupakan tahap yang krusial. 

Reputasi dari universitas itu sendiri memiliki yang baik dengan industri baik itu dari segi peringkat maupun kedudukannya secara keseluruhan yang merupakan salah satu faktor yang benar-benar harus anda dipertimbangkan.

Karena pada dasarnya setiap universitas pasti akan menawarkan hal-hal terbaik guna menarik calon mahasiswa baik itu lokal maupun internasional. 

Selain melihat reputasi universitas itu sendiri anda juga perlu menilai apakah universitas tersebut punya kerja sama dengan industri?

Tujuannya adalah untuk mempermudah anda dalam mendapatkan pekerjaan yang layakn jika nantinya anda tidak memilih untuk melanjutkan ke program doktor.

Jadi, setidaknya anda punya peluang yang lebih besar untuk bisa berkarir dengan baik di dunia industri yang punya kerja sama dengan kampus yang anda tuju tersebut dengan lebih mudah.

Nah, itulah sedikit banyaknya informasi tentang Tips atau cara memilih jurusan s2 diluar negeri yang berhasil admin rangkum dan bisa admin share untuk anda pada postingan kali ini, semoga informasi tersebut bermanfaat untuk anda dan bisa menjadi referensi untuk mereka yang hendak melanjutkan s2 diluar negeri tapi masih bingung.

Terimakasih & Sampai Jumpa Pada postingan selanjutnya.

Posting Komentar untuk "Cara Memilih Jurusan S2 di Luar Negeri"