4 Bencana Terbesar Yang Pernah Melanda Indonesia

Atttailah Petir – Bencana  merupakan hal yang misterius yang tidak akan pernah ada seorang pun yang tahu kapan akan terjadi, namun dengan seiring berkembangnya teknologi di zaman sekarang ini, bencana sudah bisa diprediksi kapan akan terjadi, dan yang namanya manusia, pastinya prediksi yang dihasilkan tidak akan pernah bisa akurat.

Seperti yang kita ketahui juga bahwa indonesia merupakan salah satu negara dengan kepulauan terbanyak di dunia, dan juga menjadi salah satu negara dengan kerawanan terhadap bencana, 4 bencana berikut ini menjadi bencana terbesar sepanjang sejarah indonesia.


Tsunnami Aceh ( 2004 )
Tsunnami yang terjadi pada 26 Desember 2004 silam yang menyapu seluruh pantai yang ada di Aceh merupakan sebuah bencana besar yang mencengangkan dunia, dikarenakan sebelum Tsunnami terjadi, Aceh terlebih dulu diguncang gempa dengan kekuatan 9.3 pada skala richter yang terjadi pada kedalaman 30km di bawah laut.

Akibat dari gempa yang dahsyat tersebut yang menyebabkan munculnya gelombang setinggi 9 meter yang menyapu bersih pantadi yang ada di Aceh, dan dampak yang ditimbulkan dari gelombang Tsunnami tersebut adalah sebanyak 220 ribu jiwa melayang hanya dalam kurun waktu kurang dari 5 menit saja.


Letusan Gunung Tambora ( 1815 ) 
Bencana terbesar di indonesia selanjutnya adalah letusan gunung tambora yang berada di pulau sumbawa NTB yang terjadi pada tahun 1815 juga tidak kalah dahsyat dengan bencana yang terjadi di Aceh tadi, dikarenakan efek yang ditimbulkan dari letusan Gunung Tambora ini sangatlah besar.

Akibat yang ditimbulkan dari kejadian ini, sebanyak 92 ribu jiwa melayang, 3 kerajaan beserta dengan penduduknya lenyap tertimbun material vulkanik, yang membuat banyak orang tercengan dari kejadian ini tidak lain adalah perbedaan dari sebelum dan sesudah letusan gunung tambora ini.

Sebelum terjadinya letusan, gunung tambora ini memiliki ketinggian hingga 4.300 meter dari permukaan laut, namun sesudah terjadinya letusan, ketinggian yang tersisa hanyalah 2.700 meter saja. Jadi, hampir setengah dari ketinggian Gunung Tambora ini menjadi debut yang terbang dan menutupi permukaan bumi di 3 kerajaan, dan letusan ini terjadi pada era Hindia-Belanda.


Letusan Gunung Krakatau ( 1883 )
Bencana alam terbesar di indonesia yang ketiga adalah letusan gunung krakatau yang terjadi pada tahun 1883 lalu, Gunung Krakatau ini sendiri berada di selat sunda dan konon kabarnya, pulau jawa dan pulau sumatera dulunya adalah satu, dan yang memisahkan kedua pulau tersebut tidak lain adalah letusan Gunung Krakatau ini.

Sekitar 36.000 jiwa melayang akibat dari letusan Gunung Krakatau ini dan yang membuat dunia gempat selain memisahkan pulau jawa dan sumatera adalah efek lain yang ditimbulkan dari letusan Gunung yang maha dahsyat ini.
Debu vulkanik dari letusan Gunung Krakatau ini sampai menutupi permukaan bumi dan membuat bumi menjadi gelap selama lebih kurang 2 setengah hari, selain itu juga terjadinya Tsunnami yang menbawa korban di pesisir banten dan anak dari Gunung Krakatau ini masih aktif hingga saat ini.


Letusan Gunung Agung ( 1963 ) 
Bencana alam terbesar di indonesia yang terakhir adalah letusan gunung agung yang terjadi pada tahun 1963 lalu yang menyebabkan timbulnya korban jiwa hingga mencapai 15.000 jiwa lebih.

Gunung agung ini sendiri berada di pulau dewata bali, tepat pada tanggal 15 maret 1963 gunung ini yang menjadi puncak dari letusan Gunung Agung ini dan sebelum aktivitas puncak dari letusan tersebut, Gunung Agung ini sudah pernah beberapa kali meletus yakni pada tahun 1808, 1821 dan 1843.


Namun belum cukup sampai 1963 saja, Gunung Agung ini kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya pada tahun 2017 lalu dan masih aktiv hingga sekarang.

Itulah 4 Bencana Alam Terbesar Yang Pernah Melanda Indonesia, mudah-mudahan kedepannya semua bencana tersebut tidak terjadi lagi, dan mudah-mudahan kedepannya indonesia menjadi negara yang aman, tentram damai dan bebas dari bencana alam.

Semoga informasi tersebut bermanfaat dan bisa memberikan wawasan setiap pembaca



Saya Attailah asal Aceh 26 tahun hobi menulis.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »