Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Motherboard

AttailahPetir - Motherboard merupakan salah satu bagian terpenting dari sebuah sistem komputer. Karena pada perangkat inilah komponen penting lain dari computer disatukan, seperti unit pemrosesan pusat (CPU), memori dan juga konektor untuk perangkat input dan output.

Motherboard

Fungsi dari Motherboard ini sendiri sebenarnya ada banyak, namun yang paling umumnya adalah:

  • Sebagai media tata letak komponen utama dari sebuah Sistem Komputer.
  • Sebagai media transfer data melalui PCB dari berbagai komponen yang terdapat di dalam sebuah Sistem Komputer.
  • Sebagai media penghubung bagi setiap komponen yang terdapat di dalam sebuah CPU.

Adapun ukuran dari Motherboard ini sendiri juga lumayan beragam, yang mana diantaranya adalah:

  • Motherboard Ukuran ATX (Advance Technology eXtended).
  • Motherboard Ukuran Micro ATX.
  • Motherboard Ukuran Mini-ITX.
  • Motherboard Ukuran High Performance Computing (HPC) : eATX (Extended ATX), XL-ATX (Extra Large ATX) dan HPC-ATX (HPTX).
  • Motherboard Embedded Computing: Nano-ITX, Pico-ITX, Mobile-ITX & 4×4.
  • Motherboard Standard Alternatif ATX: DTX dan BTX

Untuk serinya sendiri Motherboard ini juga terdiri dari lumayan banyak seri, namun yang paling umum diantaranya adalah:

  • B-Series
  • H-Series
  • Z-Series
  • W-Series
  • X-Series
  • Dan juga beberapa Motherboard spesial lainnya yang memang khusus disediakan oleh masing-masing pabrikan di dunia.

Ada banyak hal yang sebenarnya harus diperhatikan oleh setiap orang yang hendak membeli motherboard untuk merakit sebuah komputer, karena setiap seri dari motherboard tersebut punya keunggulan dan kelemahannya tersendiri. 

Selain itu, harganya juga sangat bervariasi tergantung dari fitur dan teknologi yang disematkan oleh masing-masing pabrikan dari motherboard itu sendiri.

Dari sekian banyak hal yang harus anda perhatikan sebelum membeli sebuah Motherboard, 4 diantaranya akan coba kita bahas pada postingan kali ini, bagi anda yang penasaran hal apa saja. Langsung saja kita ulas satu persatu dibawah ini.

Pastikan Socket Prosessor Support Dengan Motherboard Yang Akan Anda Gunakan

Motherboard

Poin yang satu ini merupakan salah satu poin yang sangat penting yang harus anda perhatikan pada saat anda hendak merakit PC. Karena pada dasarnya, dipasaran sendiri saat ini ada 2 jenis prosessor yang paling umum dikenal orang.

Ke 2 Prosessor tersebut diantaranya ada yang berasal dari kubu merah dan juga ada yang berasal dari kubu biru. Dari kubu merah prosessor yang admin maksudkan disini tidak bukan dan tidak lain adalah Prosessor dari pabrikaan AMD (Advanced Micro Device) dan juga yang berasal dari kubu biru yang tidak lain adalah Intel adanya.

Untuk jenis-jenis soketnya sendiri dari kubu intel ada beberapa, yang diantaranya adalah:

  • Socket 423
  • Socket 478
  • Socket LGA 775
  • Socket LGA 1156
  • Socket LGA 1155
  • Socket LGA 1150
  • Socket LGA 1151

Sedangkan dari kubu AMD jenis-jenis soket yang paling umum dijumpai diantaranya adalah:

  • Socket 462
  • Socket 754
  • Socket 939
  • Socket AM2
  • Socket AM3
  • Socket AM4

Masing-masing jenis soket dari masing-masing brand tersebut tentu punya keunggulan dan kelemahannya tersendiri.  Dan seperti yang sudah pernah admin singgung sebelumnya. Kalau anda ingin merakin sebuah komputer socket dari setiap motherboard ini benar-benar anda harus pastikan.

Karena akan sangat disayangkan kalau sampai anda salah dalam membeli salah satu dari kedua jenis perangkat ini, baik itu Motherboard, lebih-leih lagi prosessor yang harganya juga lumayan tinggi. Apalagi prosessor generasi terbaru sekarang ini yang harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Pastikan Motherboard Yang Akan Anda Beli Punya Fitur Yang Anda Butuhkan

Motherboard

Setiap perangkat baik itu komputer maupun smartphone pasti punya segudang fitur yang sudah dibekali oleh masing-masing pabrikannya, begitu pula hal nya dengan Motherboard ini yang juga sudah dibekali dengan berbagai fitur oleh setiap pabrikan yang membuat Motherboard tersebut.

Maka dari itu, dalam hal ini anda yang memang serius ingin merakit PC untuk kebutuhan anda masing-masing untuk memastikan kalau Motherboard yang akan anda beli tersebut punya fitur yang memang anda butuhkan.

Karena setiap motherboard dari masing-masing brand punya fitur yang berbeda-beda. Ataupun anda juga bisa menyesuaikan dengan kebutuhan anda nantinya.

Contoh yang paling sederhananya adalah ketika anda merakit PC untuk kebutuhan Over Clocking, maka fitur yang paling anda butuhkan dari Motherboard yang akan anda gunakan nantinya adalah yang punya fitur-fitur pendukung untuk Over Clocking.

Hal tersebut bisa berupa dukungan BIOS hingga komponen-komponen tambahan yang memumpuni yang digunakan pada Motherboard tersebut.

Karena akan terasa percuma kalau anda membeli Motherboard yang diiperuntukkan untuk kebutuhan Gaming atau untuk kebutuhan profesional yang harganya tidak murah, tapi anda hanya gunakan CPU tersebut nantinya hanya untuk kebutuhan nonton saja.

Maka dari itu, pastikan Motherboard yang anda pilih untuk anda beli tersebut memang punya fitur yang benar-benar anda butuhkan guna memberikan experience yang memuaskan dan serta harga yang sesuai dengan yang anda inginkan.

Pastikan Motherboard Yang Akan Anda Beli Support Dengan Casing
Cara pasang Motherboard

Banyak pemula yang ingin merakit komputer untuk kebutuhan mereka pribadi yang mengabaikan Poin yang satu ini. Alhasil, salah satu dari kedua parts ini akan terbuang sia-sia.

Karena memang, seperti yang sudah pernah admin singgung diatas tadi kalau Motherboard ini punya ukuran yang berbeda-beda yang membuatnya tidak cocok digunakan pada semua jenis Casing CPU nantinya.

Jika Motherboard yang anda beli ukurannya paling kecil dan kebetulan Casing yang anda beli punya ukuran yang besar, mungkin masih bisa anda cari solusi untuk bisa anda gunakan Motherboard tersebut pada Casing yang besar. Namun bagaimana jika yang terjadi adalah sebaliknya?

Tidak hanya itu, untuk sekarang ini Casing yang tersedia dipasaran indonesia sudah lumayan banyak jenis dan modelnya, dimana setiap Casing tersebut punya keunggulannya tersendiri. Sebagai salah satu gambaran, berikut adalah beberapa jenis Casing yang paling umum digunakan oleh kebanyakan perakit Komputer sekarang ini:

  • Casing Tanpa PSU
  • Casing Value
  • Casing PC Gaming

Sedangkan jika kita melihat dari segi jenis dan fungsinya, Casing ini terbagi lagi menjadi beberapa jenis yang diantaranya adalah:

  • Casing Rackmount
  • Casing Small Form Factor atau SFF
  • Casing Large Server
  • Casing Desktop
  • Casing Slim
  • Casing Full Tower

Keseluruhan dari Casing tersebut tentunya punya keunggulan tersendiri yang berbeda-beda dengan Casing-Casing lainnya. Anda hanya perlu menyesuaikan dengan kebutuhan anda masing-masing yang tentunya jangan lupa untuk menyesuaikan dengan Motherboard yang akan anda gunakan nantinya.

Harga dari setiap casing itu pun berbeda-beda tergantung dari fitur dan beberapa faktor lain yang ditawarkan pada Casing tersebut. Harga yang paling wajarnya dimulai dari angka Rp 280 Hingga 600 ribu-an.

Pastikan Motherboard Yang Akan Anda Beli Tersebut Punya Garansi
Motherboard

Poin yang satu ini juga merupakan poin yang paling umum untuk diketahui oleh setiap orang, Apalagi untuk anda yang hendak membeli komponen-komponen yang akan anda gunakan pada kerja anda nantinya yang salah satunya adalah berupa Motherboard.

Dikarenakan Motherboard ini merupakan perangkat utama yang wajib ada pada CPU komputer setelah Prosessor dan kawan-kawan.

Pada dasarnya setiap pabrikan Motherboard pasti memberikan garansi dalam kurun waktu tertentu untuk menjamin bahwa Motherboard yang mereka jual ke pasaran merupakan barang yang mereka jamin bagus dan masih sangat layak untuk digunakan dalam kurun waktu tertentu kedepannya.

Sebenarnya, walaupun anda membeli Motherboard ini dalam kondisi bekas (Second), anda juga masih bisa meminta garansi dari penjual sebelumnya, paling tidak selama 1 bulan yang bertujuan untuk memberikan rasa aman pada saat anda gunakan barang yang anda beli tersebut nantinya.

Walaupun garansi yang diberikan tersebut tidak selama garansi baru dari masing-masing pabrikan Motherboard tersebut, tapi setidaknya masih bisa dimaklumi mengingat perangkat yang anda beli tersebut merupakan barang bekas.

Nah, jika ke 4 Poin yang sudah kita bahas tadi sudah anda lengkapi, admin yakin besar kemungkinan anda tidak akan salah dalam membeli Motherboard untuk anda bangun PC anda masing-masing. Walaupun ada beberapa komponen lainnya yang juga punya peranan yang tidak kalah penting dibandingkan perangkat yang namanya Motherboard ini.

Mungkin beberapa komponen lainnya yang tidak kalah penting yang harus ada akan coba admin bahas pada postingan yang terpisah nantinya. Semoga informasi yang admin sampaikan pada postingan kali ini bermanfaat untuk anda. Terimakasih & Sampai Jumpa Pada Postingan Selanjutnya.



Posting Komentar untuk "4 Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Motherboard"