Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Daerah Penghasil Palawija Terbesar di Indonesia

AttailahPetir Palawija merupakan jenis tanaman semusim yang ditanam pada sebuah lahan kering. Tanaman Palawija ini sendiri secara umum terbagi menjadi 2 daerah tanam yakni Tanaman Palawija yang ditaman di Dataran Tinggi dan ada juga jenis palawija yang ditanaman di Dataran Rendah.

4 Daerah Penghasil Palawija Terbesar di Indonesia

Segudang manfaat yang bisa didapatkan dari tanaman Palawija ini diantaranya adalah:

  1. Untuk Rotasi Tanaman guna menciptakan pertanian yang berkelanjutan.
  2. Untuk menjaga Produksi Komoditas Pangan di musim kemarau.
  3. Untuk meningkatkan Produktivitas lahan.
  4. Untuk menjaga ketahanan pangan.
  5. Sebagai Sumber Makanan yang Bergizi
  6. Untuk membantu mengendalikan organisme pengganggu tanaman.
  7. Untuk meningkatkan jumlah mikroba baik guna meningkatkan produktivitas dari tanaman ini sendiri.

Adapun beberapa Tips yang bisa anda terapkan dalam penanaman palawija ini sendiri diantaranya adalah:

  1. Memilih Verietas unggul.
  2. Menentukan waktu dan juga pola tanaman yang tepat.
  3. Mengolah lahan sesuai dengan kebutuhan.
  4. Mengatur pengairan.
  5. Melakukan perawatan tanaman.
  6. Melakukan pemanenan dengan cara yang tepat.

Indonesia sebagai salah satu negara yang menghasilkan palawija dalam jumlah yang lumayan besar tentu menjadikannya sebagai suatu kebanggaan tersendiri. 

Besarnya jumlah palawija yang dihasilkan tersebut sebenarnya berasal dari beberapa wilayah/ bagian di indonesia ini sendiri. Pada postingan kali ini, admin ingin mengajak anda semua untuk melirik 4 Daerah Penghasil Pala Terbesar di Indonesia.

Apakah Daerah Anda masuk sebagai salah satu Daerah Penghasil Palawija Terbesar di Indonesia ini? Mari kita kupas lebih lanjut satu persatu daerah tersebut.

Pulau Siau ( Sulawesi Utara )

Pulau Siau

Pada posisi pertama daerah penghasil pala terbesar di indonesia dan menjadi Primadona Ekspor Rempah Dunia berasal dari Sulawesi Utara yang lebih tepatnya berada di Pulau Siau Provinsi Sulawesi Utara.

Sedikit informasi kalau Pulau Siau ini merupakan salah satu pulau yang berada di kabupaten Kepulauan Siau Taguladang Biaro Provinsi Sulawesi Utara.

Pulau ini sendiri punya gunung berapi yang masih aktif yakni Gunung Karangetan yang membuatnya sangat cocok untuk dijadikan untuk menanam Tanaman Palawija. Apalagi sesekali gunung tersebut juga mengeluarkan material-material subur dari perut bumi karena memang status dari Gunung Karangetan ini yang masih Aktif.

Gunung Karangetan ini sendiri merupakan salah satu gunung berapi Aktif yang ada di indonesia, dengan letusannya yang lumayan banyak yakni mencapai 40 kali sejak tahun 1675 lalu. Tidak hanya itu, ada banyak sekali letusan-letusan kecil yang tidak terdokumentasi dalam catatan sejarah.

Maka dari itu, wajar rasanya kalau pulau siau ini mampu menyumbangkan 5.210 Ton Biji pala kering dengan batok pertahunnya.

Palawija tersebut dihasilkan dari lahan seluas 3.437 Hektare dengan 2.047 hektarenya berupa tanaman palawija yang sudah menghasilkan.

Berdasarkan catatan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulawesi Utara menyatakan kalau jumlah pala yang diekspor yang berasal dari Pulau Siau ini mencapai 75% dari total ekspor pala di indonesia.

Beberapa negara yang memilih pala dari indonesia indonesia diantaranya ada Perancis, Belanda, Italy dan juga Vietnam.

Maluku Utara
Maluku Utara

Selanjutnya Daerah Penghasil Palawija Terbesar di Indonesia adalah Maluku Utara. Maluku Utara ini sendiri merupakan salah satu Provinsi di bagian Timur Indonesia.

Luas wilayah provinsi Maluku Utara ini mencapai 31.982 Km2 dengan populasi penduduk yang mencapai 1.316.973 jiwa  yang ersebar di 8 Kabupaten, 2 Kota, 112 Kecamatan dan 1071 kelurahan di seluruh daerah di Provinsi Maluku Utara ini.

Sebagai salah satu daerah yang lumayan luas di indonesia, wajar rasanya kalau Maluku Utara ini menghasilkan tanaman yang menjadi andalan para penduduk dalam mencari nafkah. Salah satunya berasal dari tanaman Palawija.

Menurut Badan Pusat Statistik, pada tahun 2020 lalu produksi pala Nasional mencapai 37,4 ribu Ton. Untuk Maluku Utara sendiri menyumbangkan 8,56 ribu Ton nya. Dimana pendapatan yang mampu disumbangkan tersebut yang lebih kurang mencapai 32,6 Juta USD.

Adapun luas lahan dari Provinsi Maluku Utara ini sendiri hingga tahun 2015 lalu mencapai 49.224 hektare. Hal ini tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi indonesia terutama untuk masyarakat yang tinggal di Provinsi Maluku utara ini, karena bisa meningkatkan perekonomian masyarakatnya.

Papua Barat

Papua Barat

Papua Barat atau yang disingkat dengan nama pabar ini dulunya dikenal dengan nama Irian Jaya Barat. Namun sudah diubah menjadi Papua Barat sejak tahun 2007 yang lalu sebagai pemekaran dari Provinsi Papua yang memiliki status Otonomi Khusus.

Sebenarnya hasil alam dari Papua ini tidak hanya berasal dari sektor Palawija saja, tapi masih sangat banyak lagi dari sektor-sektor lainnya.

Namun salah satu yang paling diunggulkan dari segi tanaman adalah berupa palawija ini. Salah satu daerah penghasil Palawija di Papua Barat ini berada di Pulau Fakfak.

Pala dari daerah Fakfak ini punya karakteristik dengan bentuk yang tinggi dengan daun yang rimbun. Seperti yang kita tahu kalau tumbuhan palawija ini merupakan Tumbuhan berbatang sedang dengan tinggi yang mencapai 18 meter.

Sedangkan daun dari Palawija ini berbentuk bulat telur atau bahkan bisa lonjong yang selalu berwarna hijau setiap tahun. Sedangkan bentuk dari Biji pala ini sendiri yang sangat khas karena sudah sangat terkenal di kalanga masyarakat.

Guna mendukung pengembangan varietas unggul pala fakfak ini yang sudah dilepas pada tahun 2017 yang lalu melalui keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia nomor 95/Kpts/KB.010/2/2017. Kalau pala Fakfak ini merupakan hasil seleksi individu pada populasi pala di wilayah kabupaten Fakfak yang juga merupakan sentra produksi tanaan pala.

Luas area tanaman pala Fakfak di Provinsi Papua Barat ini mencapai 6.071 hektare dengan jumlah produksi yang mencapai 1.884 Ton. Sebagian besar jenis pala yang dibudidayakan di kabupaten Fakfak ini adalah jenis Pala Banda.

Aceh

Aceh

Terakhir daerah penghasil Palawija terbesar di Indonesia yang akan coba kita bahas pada postingan ini berasal dari daerah paling barat dari indonesia yakni Aceh.

Sebenarnya hasil alam yang berasal dari Aceh yang paling dikenal luas adalah Berupa Kopi. Namun diluar dari itu, Palawija juga merupakan salah satu hasil alam yang paling ditanah Aceh.

Namun, daerah dengan perkebunan palawija paling luas di Aceh sendiri ada di Provinsi Aceh Selatan. Karena keseluruhannya mencapai 16.991 hektare. Pada bulan oktober 2021 lalu 4.978 hektarer diantaranya rusak akibat serangan hama penggerek batang.

Sebenarnya hal ini tidak hanya terjadi pada Tanaman pala yang ada di Aceh saja, tapi juga hampir di berbagai daerah di indonesia pada musim-musim tertentu. Tentu saja persoalan yang satu ini bisa menjadi masalah yang serius bagi sebagian besar petani pala.

Dalam 1 hektarenya rata-rata produktivitas buah pala yang mampu dihasilkan di Aceh ini adalah sebanyak 822 kg/ tahun nya.

Untuk luas lahan 1,5 hektare biasanya para petani palawija bisa meraup untuk hingga Rp 2,5 juta per bulannya. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh salah satu petani palawija yang ada di aceh.

Dengan adanya pertumbuhan yang baik dari sektor palawija di Aceh ini diharapkan mampu membuat perekonomian di wilayah aceh khususnya di wilayah Aceh Selatan ini menjadi lebih baik lagi.

Bah, itu dia 4 Daerah Penghasil Palawija di indonesia yang admin tahu dan berhasil admin rangkum serta Admin Share untuk anda pada postingan kali ini. Semoga informasi tersebut berguna dan bisa menambah wawasan anda selaku para pembaca.

Semoga bermanfaat, Terimakasih & Sampai Jumpa pada postingan selanjutnya.

Posting Komentar untuk "4 Daerah Penghasil Palawija Terbesar di Indonesia"