Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Daerah Penghasil Tembaga Terbesar di Indonesia

AttailahPetir Unsur tembaga merupakan salah satu jenis loam yang punya sifat Ulet, sehingga tembaga ini akan sangat mudah untuk ditempa.

4 Daerah Penghasil Tembaga Terbesar di Indonesia

Kita dengan mudah menjumpai tembaga di kehidupan sehari-hari, karena pada dasarnya tembaga ini ada yang dijadikan sebagai lembaran pipa, kawat, dan masih sangat banyak lagi.

Selain itu, tembaga ini juga diterapkan pada beberapa peralatan rumah tangga hingga ke beberapa komponen listri. Salah satu komponen/ peralatan listrik yang paling sering kita jumpai dan terbuat dari bahan tembaga ini tidak lain adalah berupa kabel yang bertugas menghantar arus listrik.

Karena seperti yang kita tahu, kalau Tembaga ini merupakan salah satu penghantar arus listrik yang baik tapi harganya yang paling terjangkau dibandingkan dengan unsur lain berupa Emas.

Bahkan tidak jarang juga kita dapati tembaga ini di beberapa komponen utama pada samartphone, komputer dan masih banyak lagi komponen-komponen utama elektronik lainnya.

Disisi lain, Tembagai ini juga bisa menjadi Racun yang bisa dimanfaatkan untuk membasmi hama pada tanaman. Namun, ada beberapa kekurangan dari tembaga ini yang mungkin harus tetap di waspadai, karena bisa saja tembaga ini menjadi racun yang mematikan bagi manusia.

Indonesia sebagai salah satu negara yang kaya akan sumber daya alam, yang mana salah satunya adalah berupa tembaga ini. Karena memang ada beberapa daerah di indonesia ini yang mampu menghasilkan tembaga dalam jumlah yang lumayan besar.

Dan pada postingan ini, admin ingin mengajak anda untuk melirik 4 Daerah Penghasil Tembaga Terbesar di Indonesia. Bagi anda yang penasaran daerah-daerah mana saja, langsung saja kita ulas satu persatu di bawah ini.

Papua ( 809 Juta Ton/ Tahun )

Papua

Siapa sangka kalau papua ini merupakan salah satu daerah penghasil tembaga terbesar yang ada di indonesia?

Karena biasanya, saat berbicara tentang papua banyak orang yang terbayang akan kondisi alam yang masih sangat alami dengan penduduknya yang hidup dengan kondisi yang sangat natural.

Papua ini sendiri berada di bagian paling timur indonesia. Awal mulanya papua ini dinamai dengan nama irian jaya, dan mencakup seluruh wilayah dari pulau paua.

Namun semanjak tahun 2003 lalu, papua ini dibagi menjadi 2 bagian dimana bagian sebelah timurnya tetap menggunakan nama papua dan bagian sebelah baranya menggunakan nama Papua Barat atau yang disingkat dengan nama Pabar.

Sebagai salah satu daerah yang wilayahnya tergolong cukup luas, yakni mencapai 312.224 km persegi, maka sangat wajar kalau papua ini memiliki sangat banyak potensi alam yang ada didalamnya, yang mana salah satunya adalah berupa Tembaga.

Walaupun memang, kalau diperhatikan lebih jauh tidak semua penduduk papua hidupnya makmur. Adapun tembaga ini sendiri kebanyakan disumbang oleh PT.Freeport asal amerika serikita yang sahamnya mencapai 48,77%.

Walaupun memang, orang lebih banyak yang tau kalau PT.Freeport ini merupakan perusahaan tambanga yang melakukan mining emas.

Berdasarkan keterangan dari Fourth Quarter and Years Ended 2020 Freeport Mcmoran kalau hingga pada tahun 2019 lalu PT.Freeport Indonesia berhasil menambang tembaga sebanyak 607 juta ton.

Dan hingga tahun 2020 lalu naik menjadi 809 juta ton. Hal ini membuktikan kalau potensi untuk menghasilkan tembaga di daerah dataran tinggi tembaga pura punya potensi menghasilkan tembaga dalam jumlah yang tidak sedikit.

Seharusnya dengan adanya hasil alam yang begitu melimpah mampu membuat Papua ini makmur.

Sankaropi ( Sulawesi Selatan ) 3.500 Ton/Tahun
Sangkaropi

Selanjutnya daerah penghasil tembaga terbesar kedua di Indonesia setelah Papua adalah Sankaropi yang berada di Sulawesi Selatan.

Sebenarnya kalau diperhatikan lebih jauh, Sangkaropi ini merupakan salah satu Desa/kelurahan yang berada di kecamatan Sa’dan di kabupaten Toraja Udara Provinsi Sulawesi selatan. 

Adapun kode wilayah untuk Sangkaropi ini menuruk Kemendagri adalah 73.26.06.2006 dengan kode pos 91843.

Tidak hanya menghasilkan tembaga saja, tapi Sangkaropi ini juga punya potensi untuk menghasilkan Zeolit seperti yang dimuat di beberapa situs pada tahun 2006 yang lalu.

Namun walau bagaimanapun, tetap saja sangkaropi ini merupakan daerah penghasil tembaga terbesar kedua di Indonesia setelah papua. Perusahaan tambang yang paling di kenal di sangkaropi ini adalah PT Makale Toraja Mining.

Dikarenakan di daerah Sagkaropi ini ada banyakk sekali batuan vulkanik yang sudah mengalami proses pelapukan yang membuat daerah ini sangat cocok untuk dijadikan area galian penambangan.

Walaupun sebenarnya tambang tembaga di Sangkaropi ini sendiri sudah ada sejak tahun 1940-an lalu dan menjadikannya sebagai salah satu daerah penghasil tembaga terbesar di indonesia dengan jumlah tembaga yang mampu di hasilkan di daerah ini yang mencapai 350.000 ton pertahunnya.

Seperti yang sudah admin singgung diatas tadi kalau sebenarnya tidak hanya tembaga saja yang mampu dihasilkan di daerah sangkaropi ini, tapi juga ada Zeolit , emas dan juga masih sangat banyak lagi.

Jadi, wajar saja kalau ada banyak sekali pihak yang melirik daerah yang satu ini. Karena walau bagaimanapun, daerah tersebut merupakan salah satu daerah yang sangat kaya akan sumber daya alam.

Semua bisa dimanfaatkan dengan lebih maksimal untuk memakmurkan kehidupan setiap masyarakatnya. Namun semua kembali lagi ke pemerintah yang punya wewenang dan juga kebijakan penuh untuk mengelolanya seperti apa.

Sebagai bagian dari Sulawesi selatan yang punya beberapa hasil alam dari sektor pertambangan seperti Batu Bara, Gypsum, Nikel, Perak, Tembaga, Timah Hitam, Minyak Bumi, Belerang dan juga Marmer.

Wonogiri ( Jawa Tengah ) 1,8 Ton/Bulan

Wonogiri

Potensi alam yang ada di pulau jawa sebenarnya juga sangatlah banyak, apalagi untuk daerah jawa tengah ini yang punya sederet tambang mineral yang jadi andalannya.

Beberapa diantaranya ada Fosfat, Bijih Besi, Belerang, Mangan, Tembaga, Belerang, Gypsum dan juga Pasir Besi merupakan kandungan mineral yang sangat berharga yang bisa dimanfaatkan untuk membangun daerah tersebut.

Dikarenakan pada postingan ini kita sedang membahas tentang Daerah Penghasil Tembaga Terbesar di Indonesia, maka kita akan lebih berfokus pada Tembaga saja.

Wonogiri ini sendiri merupakan salah satu kabupaten yang ada di provinsi jawa tengah, yang dikenal dengan hasil alamnya berupa tenaman padi dan juga singkong.

Sebagai salah satu daerah yang terkenal akan luasnya, dimana terdapat 25 kecamatan, 43 kelurahan dan 251 desa yang berada di kabupaten Wonogiri ini.

Hingga pada tahun 2017 lalu, jumlah penduduk yang menempati kabupaten wonogiri ini mencapai 1 juta jiwa lebih. Meskipun sebagian besar dari para penduduk berprofesi sebagai petani, tapi bukan berarti kalau kabupaten wonogiri ini tidak memiliki sektor ekonomi yang lain.

Karena pada kenyataannya, Wonogiri ini mampu menyumbangkan 1,8 ton Tembaga murni setiap bulannya.

Di kabupaten Wonogiri ini sendiri terdapat Terowongan dengan panjang 54 meter dengan lebar terowongan yang mencapai 13 meter dan terowongan tersebutlah yang digunakan untuk dapat menghasilkan tembaga.

Namun, yang membedakan cara menambang tembaga masyarakat sekitar ini dengan daerah-daerah lainnya di indonesia ini adalah masyarakat wonogiri masih menggunakan cara tradisional dengan cara memahat dinding terowongan untuk bisa menghasilkan tembaga.

Memang, sebenarnya cara yang paling benar untuk mengeksploitasi hasil alam adalah dalam jumlah yang sewajarnya atau tidak terlalu memaksakan diri untuk mengambilnya secara berlebihan.

Silungkang ( Sumatera Barat ) 419.600 Ton/ Tahun

Silungkang

Daerah penghasil Tembaga Terakhir yang akan coba kita bahas pada postingan kali ini berada di pulau Sumatera, Lebih tepatnya di Provinsi Sumatera Barat.

Dimana provinsi yang satu ini meruapakan sebuah kecamatan yang berada di Kota Sawahluntho, di provinsi Sumatera Barat.

Sebenarnya daerah silungkang ini pnerah terjadi pemberontakan Komunis terhadap Pemerintah Kolonial Belanda pada 1 Januari 1927 lalu.

Pada tahun 1980-an, penduduk yang menempati Silungkang ini mencapai 8.400 orang dan terdiri dari 5 Suku di Nagari Silungkang yang mana diantaranya ada Suku Supanjang, Suku Payobadar, Suku Dalimo, Suku Melayu dan juga Suku Patopang.

Sebagai salah satu daerah penghasil Tembaga terbesar yang ada di indonesia ini, sebenarnya sangat wajar kalau daerah ini menjadi salah satu daerah incaran para investor.

Karena berdasarkan informasi yang admin kutip dari beberapa sumber yang menyatakan kalau Sumbar dan juga Silungkang ini digadang-gadang akan menjadi salah satu daerah penghasil Tembaga terbesar yang ada di indonesia

Hal tersebut terbukti dari beberapa lokasi tambang yang ada di Sumbar ini, yang mana luas lahan yang dugunakan untuk penggalian tambangnya yang mencapai 3.102 hektar dan mampu menyumbangkan 419.600 Ton Tembaga setiap tahunnya.

Tapi walau bagaimanapun, tetap saja kebanyakan dari para penduduk di Silungkang ini yang berprofesi sebagai penenun dan juga pengrajin Songket.

Nah, itu dia 4 Daerah Penghasil Tembaga Terbesar di Indonesia yang berhasil admin Rangkum dan bisa admin Share untuk anda pada postingan kali ini.

Semoga informasi tersebut berguna untuk anda. Terimakasih & Sampai Jumpa pada postingan selanjutnya.

Posting Komentar untuk "4 Daerah Penghasil Tembaga Terbesar di Indonesia"