Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Penyakit Toyota Kijang Innova

AttailahPetir Toyota Kijang Innova merupakan salah satu mobil yang paling diminati oleh kebanyakan masyarakat Indonesia, Hal tersebut terbukti dari tingginya angka penjualan Mobil ini dipasaran indonesia.
4 Penyakit Toyota Kijang Innova

Berdasarkan Data dari Gaikindo tahun 2021 lalu, Penjualan Innova naik drastis hingga 200% yakni mencapai 6.248 Unit. Memang sangat wajar mengingat Innova ini merupakan salah satu mobil dari pabrikan Toyota yang menawarkan ruang kabin yang lega, mesin yang bandel, awet, irit bahan bakar, dan masih banyak lagi kelebihan-kelebihan lainnya yang ditawarkan Toyota pada unit Innova ini.

Sedikit kilas balik tentang Toyota Kijang Innova ini yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1977 lalu melalui konsiep Basic Utility Vehicle ( BUV ), pada saat itu Kijang yang paling basic ini masih belum berinovasi ( belum menjadi Kijang Innova ). Adapun generasi pertama Toyota Kijang Innova ini sudah dimulai sejak tahun 2004 hingga 2008 yang punya kemajuan dari berbagai sisi, mulai dari desain hingga mesinnya yang sudah menggunakan mesin dengan teknologi VVT-i 2000 cc 1TR-FE yang mampu menghasilkan tenaga hingga 134 dk.

Generasi kedua Toyota Kijang Innova dimulai dari tahun 2008 hingga tahun 2013 yang mengalami perubahan di beberapa bagian dibandingkan dengan generasi sebelumnya seperti pada bagian gril, bumper, dan juga penambahan sangat banyak fitur yang membuat setiap orang yang hendak membeli mobil pada saat itu melirik Kijang Innova generasi ke 2 ini.

Sedangkan generasi ketiganya dimulai pada tahun 2013 hingga 2016, dimana pada generasi ini Toyota juga sudah membekali Toyota Kijang Innova ini dengan fitur keselamatan seperti Dual SRS Airbag, Sabuk pengaman dengan Pre-tensioner dan juga Force Limiter. Tidak hanya itu, ada beberapa bagian lainnya yang juga mengalami perubahan bahkan bisa dibilang sebagai peningkatan.

Saat ini Toyota Kijang Innova sudah berevolusi sangat jauh, bahkan pada varian Innova Reborn terbaru sekarang ini toyota sudah memberikan ubahan secara menyeluruh. Varian dan modelnya juga sudah sangat banyak.

Tentu ini merupakan kabar baik untuk anda yang sedang menghunting mobil ini karena bisa memilih varian yang sesudai dengan kebutuhan maupun budget yang anda miliki.

Namun sebenarnya, walau seberapa banyak pun kelebihan yang dimiliki Innova ini, bukan berarti kalau mobil ini tidak punya penyakit, apalagi untuk Toyota Kijang Innova yang sudah lumayan berumur. Dari sekian banyak Penyakit Toyota Kijang Innova ini, 4 diantarnaya akan coba kita bahas pada postingan kali ini.

Bagi anda yang penasaran penyakit Toyota Kijang Innova ini apa-apa saja, langsung saja kita ulas satu-persatu dibawah ini.

Koil Sering Bermasalah
Koil Toyota Kijang Innova

Salah satu bagian yang paling sering bermasalah pada unit Toyota Kijang Innova ini ada pada bagian Koilnya.

Bagi yang belum tahu, Koil pada mobil merupakan salah satu komponen mesin yang memiliki bentuk layaknya gulungan kawat tembaga. Gulungan kawat tembaga ini digunakan untuk menghasilkan arus listrik pada saat berputar.

Bagaimana Cara Kerja Koil Toyota Kijang Innova?

Sebenarnya prinsip kerjanya sama-sama saja dengan prinsip kerja kumparan koil lain pada umumnya yang biasa di jumpai pada sebuah dinamo. Namun, jika pada dimano penggunaan koil atau kumparan ini bertujuan untuk menghasilkan arus listrik yang akan dimanfaatkan untuk kebutuhan lain, maka pada Mobil ( Toyota Kijang Innova ) ini koil berguna untuk menghasilkan arus listrik dalam jumlah tertentu yang akan digunakan sebagai pengapian di beberapa komponen seperti pada busi, pengisian baterai, dan pada beberapa komponen lainnya.

Kumparan Koil ini sendiri juga masih terbagi lagi kedalam beberapa jenis, yang mana diantaranya adalah sebagai berikut.

Kumparan Primer yakni Coil yang terdiri dari gulungan kawat tembaga dengan diameter antara 0,5 hingga 1,0 mm, dan untuk jumlah gulungannya sendiri berkisar antara 150 hingga 300 gulungan.

Kumparan Sekunder merupakan Coil yang terdiri dari gulungan kawat tembaga dengan diameter minimalnya yang sedikit lebih kecil yakni antara 0,05 hingga 1,0 mm. Adapun untuk jumlah lilitannya sendiri berkisar antara 15.000 hingga 30.000 lilitan.

Kumparan Penyekat yang merupakan kumparan koil pada mobil dan menjadi koil pemisah antara Kumparan Primer dengan Kumparan Sekunder, atau istilah paling gampangnya kumparan ini bisa dikatakan sebagai Kumparan pemisah dari kedua kumparan yang sudah kita bahas diatas.

Nah, dikarenakan hubungan komponen yang satu ini yang sangat erat dengan mesin, maka tidak heran jika koil ini menjadi salah satu bagian yang penting untuk bisa menjalankan mobil sebagai mana mestinya.

Apa Sih Fungsi Koil Pada Mobil?

Berdasarkan kutipan dari situs Auto 2000, fungsi dari koil pada sebuah mobil dibagi menjadi 5 yang mana diantaranya adalah sebagai berikut.
  1. Untuk mengubah tegangan rendah listrik.
  2. Untuk mengatur pengapian mobil.
  3. Untuk memunculkan percikan Bunga Api ( Seperti yang terjadi pada Busi ).
  4. Untuk meneruskan proses pembakaran pada ruang mesin.
  5. Untuk memperbaiki sistem pembarakaran pada ruang bankar mobil.
Kelima fungsi tersebut tentunya bertujuan untuk mempermudah proses operasional mobil bisa berjalan lancar. Pada Toyota Kijang Innova terutama yang sudah lumayan berumur, Koill ini sering kali bermasalah karena limit usia dari komponen ini sendiri yang sudah sampai pada masanya untuk diganti.

Apa Saja Gejala Kerusakan Koil Pada Toyota Kijang Innova?

Sebenarnya ada beberapa gejala yang akan timbul pada unit Toyota Kijang Innova yang akan timbul pada saat Koil mobil ini bermasalah seperti.
  • Bagian Koil terasa lebih panas dari biasanya.
  • Terlihat percikan api pada bagian koilnya.
  • Pada bagian businya akan terlihat percikan api busi yang tidak nomral.
  • Biasanya mesin akan sangat susah untuk dihidupkan.
  • Pada kondisi-kondisi teretentu bisa saja mobil mati secara mendadak.
  • Putaran mesin menjadi tidak stabil.
Adapun solusi untuk mengatasi masalah Koil pada Toyota Kijang Innova ini adalah dengan mengganti koil mobil ini dengan yang baru. Hal ini bertujuan agar kendara tidak mengalami brebet atau nembak-nembak pada saat sedang dioperasikan nantinya.

Harga dari Koil ini pun sebenarnya tidak mahal-mahal amat, yakni hanya berkisar pada angka Rp 400 ribuan saja.

Mesin Mobil Lebih Cepat Panas
Mesin Toyota Kijang Innova

Sering kali pengguna Toyota Kijang Innova terutama yang varian bensin mengeluh akan panas mesin yang terjadi lebih cepat dari biasanya. Apalagi jika mobil mereka usianya sudah lumayan berumur.

Hal ini tentu saja akan membuat pengguna Innova ini merasa kurang nyaman dengan keadaan tersebut. Karena memang panas yang berlebih pada sebuah mobil bisa saja menyebabkan mobil tersebut terganggu pada saat sedang dioperasikan, bahkan tidak mustahil pada kondisi-kondisi tertentu mobil bisa menjadi Overhead.

Kenapa Mesin Toyota Kijang Innova Lebih Cepat Panas?

Panas yang berlebih yang terjadi pada Toyota Kijang Innova ini terjadi akibat Cairan Radiator tidak bekerja dengan Optimal sebagaimana mestinya. Biasanya penyebab utamanya adalah karena penggunaan cairan biasa pada radiatornya.

Padahal Radiator memiliki cairan khusus untuk mendinginkan mesin mobil dengan lebih optimal. Penggunaan Air biasa bahkan bisa menyebabkan Radiator Kijang Innova ini mampet, sehingga sistem pendingin mesin akan terganggu dan membuat mesin mobi menjadi lebih cepat panas dari yang seharusnya.

Solusi yang paling gampangnya adalah dengan mencopot Radiator lalu membersihkannya dengan teliti. Selanjutnya isi radiator tersebut dengan Water Coolant khusus untuk radiator dan pasang kembali dengan rapi, pastikan juga kalau tidak kesalahan pada saat pemasangan.

Sedikit infomrasi kalau Radiator ini merupakan sebuah komponen yang terdapat pada Toyota Kijang Innova yang bekerja dengan cara menyalurkan cairan ke seluruh bagian mesin mobil melalui lubang khusus untuk mendinginkan mesin agar tidak terjadi Overheat.

Cairan yang disalurkan tersebut akan kembali ke bagian radiator untuk didinginkan dan kembali melakukan hal yang sama agar mesin mobil tetap dalam keadaan dingin meski dioperasikan dalam jangka waktu yang lama.

Dulunya bahan yang digunakan pada Radiator ini adalah berupa bahan besi, namun seiring berjalannya waktu, bahan yang digunakan pada Radiator ini sudah beralih menjadi bahan alumunium yang punya keunggulannya tersendiri dibandingkan dengan bahan besi ataupun metal.

Selain dari Radiator, penyebab Toyota Kijang Innova ini lebih cepat panas bisa juga beradal dari Vscous fannya yang mungkin terjadi Trouble. Bagian yang satu ini juga bisa di cek langsung pada saat mesin mobil dalam keadaan off dengan cara memutar bagian kipas dengan menggunakan tangan.

Biasanya putaran kipas tersebut akan terasa berat jika sudah kotor atau bermasalah, maka yang harus dilakukan adalah mencopot lalu membersihkannya hingga bersih dan diberikan pelumas yang baru agar bisa beruputar dengan lebih leluasa dan pasang kembali.

Namun, jika memang Vscous Fan nya sudah rusak, maka ada baiknnya untuk mengganti dengan yang baru agar sistem pembuangan udara panas dari radiator bisa dilakukan dengan lebih optimal.

Mesin Kehilangan Tenaga
Mesin Toyota Kijang Innova

Seperti yang sudah pernah admin singgung diatas kalau Toyota Kijang Innova Generasi Pertama menggunakan Mesin 2000 cc dengan teknologi VVT-i yang mampu menghasilkan tenaga hingga 134 dk.

Meskipun tidak kencang-kencang amat, tapi setidaknya tenaga yang dihasilkantersebut sudah sangat mencukupi untuk kebutuhan harian pengguna mobil ini. Apalagi jika Innova ini digunakan di dalam kota yang tidak membutuhkan tenaga mobil yang terlalu besar.

Namun ada sejumlah kasus Toyota Kijang Innova ini yang mengaku merasakan mobil ini seperti kehilangan tenaga terutama untuk yang varian bensin. Biasanya hal ini terjadi akibat dari filter udara Innova ini yang sudah kotor karena pengguna mobil ini yang sebelumnya sering menggunakan bahan bakar dengan kualitas yang kurang baik.

Apa Sih Fungsi Dari Filter Bensin Pada Toyota Kijang Innova?

Ada beberapa kegunaan dari Filter bensin terutama pada Unit Kijang Innova yang diantaranya adalah sebagai berikut.
  1. Untuk menyaring kotoran dari dalam tangki mobil.
  2. Sebagai media penyaring elemen air di dalam bahan bakar.
  3. Sebagai sesbuah alat untuk menurunkan kecepatan aliran bahan bakar.
  4. Untuk mencegah terjadinya penyumbatan pada saringan bahan bakar.

Pada saat Filter bensin ini sudah kotor bahkan tersumbat, maka yang akan terjadi adalah aliran bahan bakar dari bagian dalam sistem akan menjadi sangat terbatas. Yang mana hal ini akan menyebabkan mesin mobil sangat susah untuk dihidupkan.

Bagaimana Cara Membersihkan Filter Bensin Innova?

Sebenarnya untuk membersihkan filter bensin ini bisa dibilang gampang-gampang susah untuk dikerjakan. Mudah untuk mereka yang sudah mengerti dan sudah terbiasa melakukannya namun sulit jika belum pernah membersihkan sendiri komponen yang satu ini.

Namun cara yang paling mudah yang mungkin bisa dicoba sendiri adalah dengan mengikuti beberapa langkah yang akan coba admin share dibawah ini.
  1. Cari posisi dari filter bensin.
  2. Pastikan terlebih dahulu kalau tidak ada bensin yang terkena semprot.
  3. Siapkan dan posisikan wadah di bagian bawah filter bensin ini.
  4. Mulai bersihkan filter bensin dengan hati-hati dan merata ke semua bagian.
  5. Tekan bagian filter dan semua bulatan yang terdapat pada permukaan filter bensin ini.
  6. Semprotkan hingga bersih lalu keringkan filter bensin tersebut.
  7. Pasang kembali filter bensin pada posisi semula dan pastikan terpasang dengan erat.

Sebelum filter bensin Toyota Kijang Innova ini benar-benar kotor hingga mobil tidak bisa dihidupkan, maka ada baiknya untuk menyimak beberapa gejala yang ditimbulkan mobil agar nantinya bisa diatasi dengan segera.
  • Beberapa gejala lainnya selain mobil kehilangan tenaga adalah biasanya akan terasa endut-endutan.
  • Pada saat mobil dalam kondisi diam ( tidak sedang berjalan ) putaran mesin menjadi tidak normal. Muncul korosi pada bagian tangki bahan bakar.

Nah, gejala kotor filter bensin mobil sudah muncul dan filter bensinnya sudah dibersihkan namun mesin masih tetap mengalami kehilangan tenaga, maka ada baiknya untuk mengganti filter bensin Innova ini dengan yang baru, harganya berkisar pada angka Rp 470 ribuan saja.

Kaki-kaki Sering Bermasalah
Kaki-kaki Toyota Kijang Innova

Salah satu bagian yang tidak kalah penting dalam memberikan rasa nyaman menggunakan mobil, terutama pada unit Toyota Kijang Innova ini adalah pada bagian kaki-kakinya. Dimana kaki-kaki dari Kijang Innova ini yang sering kali bermasalah.

Memang hal ini terasa wajar, mengingat kebanyakan orang memang membeli mobil ini untuk mereka gunakan harian. Ditambah lagi Toyota Kijang Innova ini merupakan mobil yang nyaman untuk digunakan sehari-hari, jadi wajar kalau bagian kaki-kakinya sering kali bermasalah dibandingkan dengan bagian-bagian lain dari mobil ini.

Kaki-kaki Toyota Kijang Innova ini sendiri terdiri dari beberapa komponen dasar yang mana diantaranya adalah sebagai berikut.
  • Roda dan ban mobil Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu fungsi dari komponen yang satu ini yang tidak lain adalah sebagai media penggerak yang terhubung langsung ke bagian Aspal.
  • Suspensi ( Shockbreaker) memiliki kegunaan untuk meredam kejut ataupun guncangan yang dihasilkan mobil pada saat sedang berjalan, terutama pada saat berjalan pada jalanan yang kurang rata. Selain itu, suspensi ini pun masih terbagi lagi menjadi 2 tipe yakni tipe independen dan juga suspensi tipe rigit.
  • Tie Rod Tie Rod ini merupakan komponen yang punya peranan yang sangat penting pada kendaraan roda empat, karena komponen yang satu ini memiliki kegnaan untuk menghubungkan bagian setir dengan pengikat Roda. Jika komponen ini bermasalah maka yang akan sangat terasa adalah getaran belebih pada bagian setir bahkan akan sangat terasa bunyi mapun getaran dari bagian roda kendaraan.
  • Ball Joint Komponen yang satu ini mungkin masih terdengar sangat asing ditelinga orang awam. Tapi walau bagaimanapun, Ball Join ini punya peran yang penting pada kaki-kaki karena memiliki tugas untuk menghubungkan langsung lengan ayun agar lebih mudah bergerak dan menahan bagian roda mobil agar tidak lepas dari Casis mobil tersebut. Jika Ball Join ini mulai bermasalah, maka hal yang akan sangat terasa adalah ban mobil akan terasa lebih cepat aus dan juga terasa bergelombang meski berjalan pada jalanan yang rata.
  • Bushing Sering mendengar tapi tidak tahu apa sebenarnya parts yang bernama Bushing ini. Bushing ini sendiri adalah salah satu komponen peredam getaran pada mobil yang di tempatkan di bagian kaki-kaki, tujuang dari penggunaan peredam berupa Bushing ini tidak lain adalah agar tidak mengganngu komponen lainnya yang berbentuk metal, singkatnya Bushing ini bisa dibilang sebagai karet kaki-kaki mobil.
  • Bearing Komponen terakhir merupakan Bearing yang merupakan Komponen kaki-kaki yang memiliki kegunaan untuk memperkecil gesekan pada bagian sumbu putar, sehingga dengan adanya Bearing ini bisa membuat putaran dari roda menjadi lebih halus.
Untuk anda yang sudah memiliki Toyota Kijang Innova ini bisa mengetahui apakah mobil yang anda miliki ini bermasalah pada bagian kaki-kakinya dengan beberapa gejala yang timbul. Dimana gejala-gejala yang akan muncul diantaranya adalah.
  1. Terjadi perubahan arah roda mobil, hal ini disebabkan karena keruasakan pada bagian Tie Rod yang menyebabkan roda mobil bergerak secara tidak stabil.
  2. Terjadi pengikisan pada bagian tapak ban mobil yang disebabkan oleh kerusakan yang terjadi pada bagian Shockbreaker.
  3. Muncul bunyi-bunyi aneh pada saat mobil dijalankan pada jalan yang kurang rata yang membuat rasa tidak nyaman baik bagi pengemudi maupun penumpang yana ada di dalam Toyota Kijang Innova ini.
  4. Timbul bunyi dengungan keras yang mengganggu yang disebabkan karena kerusakan yang terjadi pada bagian Bearing Toyota Kijang Innova ini.
  5. Rasa limbung yang berlebihan pada saat melakukan belokan di tikungan. Hal tersebut terjadi akibat kerusakan pada beberapa komponen pendukung kaki-kaki Innova ini, layaknya Bushing, Stabilizer dan juga Swing mobil ini.
  6. Keselarasan dari tiap ban mobil berubah, atau dengan kata lain bisa dibilang sebagai perubahan pada bagian Spooring mobil Innova ini.
  7. Velg mobil penyok atau bahkan terjadi keretakan yang membuat pengendalian Toyota Kijang Innova ini menjadi tidak stabil.
Nah, dengan mengetahui gejala-gejala yang muncul tersebut seharusnya para pemilik mobil Toyota Kijang Innova ini bisa lebih memperhatikan mobil mereka, atau bahkan juga bisa lebih berinisiatif untuk mengganti komponen-komponen kaki-kaki yang sudah rusak tersebut agar mobil yag mereka miliki bisa lebih nyaman pada saat dikendarai.

Sedikit tambahan kalau pada unit Innova Reborn yang varian matic tahun 2016 yang paling umum terjadi adalah muncul bunyi aneh pada saat mobil melakukan perpindahan simulasi perpindahan gigi mobil. Tentu hal ini bisa membuat pengguna mobil merasa tidaknya nyaman, bahkan mereka sering menganggap kalau hal tersebut meruapakan masalah yang terjadi pada Unit Kijang Innova Reborn Tersebut.

Nah, itulah 4 Penyakit Toyota Kijang Innova yang berhasil admin rangkum dan bisa admin share untuk anda pada postingan kali ini. Sebenarnya masih ada beberapa penyakit lainnya yang juga tidak kalah banyak dikeluhkan oleh mereka para pengguna Toyota Kijang Innova yang masih belum tersebutkan dan mungkin nanti akan coba kita bahas pada postingan yang terpisah.

Semoga informasi yang admin share ini bermanfaat. Terimakasih & Sampai Jumpa pada postingan selanjutnya.

Posting Komentar untuk "4 Penyakit Toyota Kijang Innova "