Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Peninggalan Kerajaan Aceh Yang Masih Ada Hingga Sekarang

4 Peninggalan Kerajaan Aceh Yang Masih Ada Hingga Sekarang - Kerajaan Aceh Darussalam merupakan sebuah kerajaan Islam yang pernah berdiri di provinsi Aceh pada akhir abad ke-14 Masehi.

4 Peninggalan Kerajaan Aceh Yang Masih Ada Hingga Sekarang

Kerajaan Islam tersebut juga termasuk kedalam salah satu kerajaan yang ada di Indonesia dan pernah berjaya pada masanya.

Adapun peninggalan Kerajaan yang ada di Aceh dan masih ada hingga sekarang akan coba kita bahas pada postingan ini.

Karena seperti yang kita tahu, kalau dalam sejarahnya Kerajaan Aceh mengembangkan pola sistem yang bisa dibilang sangat teratur.

Mulai dari sistem pendidikan hingga ke berbagai sistem pemerintahannya. Memang, sebenarnya ada banyak sekali peninggalan dari Kerajaan Aceh yang pernah berjaya Pada masanya.

Tapi pada postingan ini admin menunjukkan 4 saja. Berikut adalah 4 Peninggalan Kerjaan Aceh Yang masih Ada Hingga Sekarang.

Masjid Raya Baiturrahman
Masjid Raya Baiturrahman

Masjid Raya Baiturrahman ini sendiri merupakan salah satu dari sekian banyak peninggalan Kerajaan Aceh yang paling terkenal dan berlokasi di pusat Kota di Banda Aceh.

Masjid ini juga termasuk kedalam salah satu peninggalan Kerajaan Islam yang ada di Indonesia yang dibangun pada masa kesultanan Iskandar Muda, lebih tepatnya oleh Sultan Iskandar Muda pada tahun 1612 lalu.

Masjid yang megah ini dulunya sempat dibakar oleh agresi militer Belanda pada era penjajahan.

Akan tetapi pada akhirnya harus dibangun kembali guna meredam amarah dari setiap rakyat atau penduduk Aceh.

Tidak hanya itu, masjid ini juga menjadi salah satu masjid yang tetap berdiri kokoh ketika terjadinya bencana yang maha dahsyat yakni benca Gempa & Tsunami di Aceh pada tahun 2004 Silam.

Selain itu, admin rasa sudah bukan rahasia lagi kalau Masjid Raya Baiturrahman ini merupakan masjid yang paling dikenal baik di aceh bahkan di Indonesia.

Bahkan masjih ini juga menjadi kebanggaan bagi setiap masyarakat Aceh.

Adapun lokasi dari Masjid Raya Baiturahman ini sendiri berada di Kp Baru Kec. Baiturrahman Kota Banda Aceh.

Taman Sari Gunongan
Taman Sari Gunongan

Selanjutnya peninggalan kerajaan Aceh yang masih ada hingga sekarang tidak lain adalah Taman Sari Gunongan.

Dimana Taman Sari Gunongan ini sendiri merupakan salah satu peninggalan kerajaan Aceh yang dibangun oleh Keraton pada masa lampau.

Namun dikarenakan tidak terselamatkan dari serangan Belanda dulunya pada masa penjajahan.

Maka Taman Sari Gunongan ini dibangun kembali pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda.

Dimana pada masa itu, sulta tersebutlah yang memerintah di Aceh mulai dari tahun 1607 hingga 1636.

Berdasarkan informasi yang admin dapat dari beberapa sumber menyatakan kalau taman ini dibangun oleh Sultan Iskandar Muda karena cintanya yang begitu besar terhadap Putri Boyongan dari Pahang.

Sehingga keinginan dari Putri Boyongan tersebut terpenuhi yakni untuk membangun sebuah taman sari yang indah yang dilengkapi dengan Gunongan.

Adapun lokasi dari Taman Sari Gunongan ini sendiri berada di Kabupaten Kota Banda Aceh Provinsi Aceh.

Untuk sekarang ini, Taman Sari Gunongan ini sudah dijadikan sebagai salah satu Situs cagar budaya yang dikelola langsung oleh BPCB Banda Aceh dengan luasnya yang mencapai 1.204 Hektar.

Benteng Indra Patra
Benteng Indrapatra

Sebelum kerajaan Islam ada di bumi Aceh, sebenarnya Kerajaan Hindu lebih sudah terlebih dulu berkuasa dan memerintah.

Hal tersebut terbukti dari adanya Benteng Indrapatra yang digunakan sebagai tempat pertahanan melawan penjajah Portugis pada masa itu.

Benteng Indrapatra ini dulunya dibangun oleh Kerajaan Lamuri, yakni sebuah Kerajaan Hindu yang dulunya masuk dan berkuasa di tanah aceh sebelum islam masuk.

Walaupun memang pada akhirnya aceh berhasil dikuasai oleh Kerajaan-kerajaan Islam.

Namun para Sultan serta ratu yang pernah memimpin Aceh tidak berniat untuk menghancurkan jejak-jejak peninggalan tersebut.

Adapun Lokasi berdirinya Benteng Indrapatra ini berada di pesisir Utara Aceh atau lebih tepatnya berada di Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh.

Dengan kata lain, lebih mudahnya Benteng Indrapatra ini berada di bagian sebelah timur selat malaka yang hanya memiliki jarak sekitar 100 meter dari selat tersebut.

Secara umum Benteng Indrapatra ini terdiri dari 4 benteng utama yakni Benteng 1, Benteng 2, Benteng 3 dan juga Benteng 4.

Pinto Khop
Pinto Khop

Terakhir Peninggalan Kerajaan Aceh Yang Masih Ada Hingga Sekarang adalah Pinto Khob.

Pinto Khop ini sendiri merupakan sebuah pintu gerbang berbentuk kubah yang didirikan pada masa Sultan Iskandar Muda berkuasa.

Pinto ini digunakan sebagai tempat peristirahatan Putri Pahang pada saat putri tersebut selesai berenang pada posisinya yang tidak jauh dari gunongan.

Disanalah para dayang akan membersihkan dan menyisir rambut permaisuri.

Tidak hanya itu, dibagian dalamnya juga terdapat sebuah kolam yang digunakan permaisuri kerajaan untuk mandi bunga.

Pinto Khop ini juga menjadi sebuah pintu penghubung antara istana kerajaan dengan taman putri Pahang ini.

Adapun untuk lokasi dari Pinto Khop ini sendiri Sekarang berada di Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh.


Posting Komentar untuk "4 Peninggalan Kerajaan Aceh Yang Masih Ada Hingga Sekarang"