Ketiadaan Opsi AWD di Beberapa Varian Mitsubishi Destinator: Strategi, Dampak & Harapan Konsumen
![]() |
| Source: Oto.detik.com |
Mitsubishi dikenal sebagai salah satu pabrikan otomotif yang kuat dalam menghadirkan kendaraan dengan karakter tangguh. Dari Pajero Sport, Triton, hingga Outlander, citra Mitsubishi lekat dengan kemampuan melibas berbagai medan. Karena itu, ketika Mitsubishi memperkenalkan Destinator sebagai SUV modern yang menyasar pasar urban dan keluarga, ekspektasi publik langsung tertuju pada fitur-fitur unggulan, termasuk sistem penggerak roda.
Namun, muncul satu sorotan penting: ketiadaan opsi AWD (All Wheel Drive) di beberapa varian Mitsubishi Destinator. Bagi sebagian konsumen, ini bukan sekadar detail teknis, melainkan faktor penentu kenyamanan, keamanan, dan fleksibilitas berkendara.
Lalu, mengapa Mitsubishi mengambil langkah ini? Apa dampaknya bagi pasar? Dan bagaimana posisi Destinator di tengah persaingan SUV modern? Artikel ini akan membahasnya secara lengkap.
Mengenal Mitsubishi Destinator Lebih Dekat
Mitsubishi Destinator diposisikan sebagai SUV yang mengutamakan kenyamanan, desain futuristik, dan efisiensi. Mobil ini dirancang untuk konsumen yang aktif, keluarga muda, serta pengguna perkotaan yang menginginkan tampilan premium dengan performa yang bersahabat.
Beberapa keunggulan Destinator meliputi:
-
Desain eksterior agresif khas Dynamic Shield
-
Interior lapang dengan teknologi modern
-
Fitur keselamatan lengkap
-
Mesin efisien untuk kebutuhan harian
Namun, tidak semua varian dibekali sistem penggerak AWD. Sebagian besar hanya mengandalkan FWD (Front Wheel Drive) atau 2WD, yang memunculkan perdebatan di kalangan pecinta otomotif.
Apa Itu AWD dan Mengapa Penting?
Sebelum masuk lebih jauh, penting memahami fungsi AWD.
AWD (All Wheel Drive) adalah sistem penggerak yang menyalurkan tenaga mesin ke keempat roda secara otomatis. Keunggulan utamanya adalah:
-
Traksi lebih baik di jalan licin
-
Stabilitas meningkat saat menikung
-
Lebih aman di hujan, pasir, atau tanah
-
Distribusi tenaga lebih seimbang
Berbeda dengan FWD yang hanya menggerakkan roda depan, AWD membuat kendaraan lebih adaptif terhadap perubahan kondisi jalan.
Karena itu, banyak konsumen berharap SUV seperti Mitsubishi Destinator menghadirkan opsi AWD di semua atau sebagian besar variannya.
Alasan Mitsubishi Tidak Menyematkan AWD di Semua Varian
Ketiadaan AWD bukan tanpa alasan. Mitsubishi mempertimbangkan banyak faktor strategis sebelum menentukan spesifikasi varian.
1. Segmentasi Pasar
Destinator lebih difokuskan untuk penggunaan perkotaan dan perjalanan keluarga. Mayoritas konsumen di segmen ini:
-
Jarang melintasi medan ekstrem
-
Lebih mengutamakan kenyamanan
-
Tidak membutuhkan traksi off-road berat
Dengan begitu, FWD dianggap sudah mencukupi.
2. Efisiensi Konsumsi Bahan Bakar
Sistem AWD cenderung:
-
Lebih berat
-
Memiliki gesekan mekanis lebih besar
-
Boros bahan bakar
Dengan menghilangkan AWD di beberapa varian, Mitsubishi bisa menawarkan konsumsi BBM yang lebih irit dan ramah lingkungan.
3. Harga Jual Lebih Kompetitif
AWD menambah biaya produksi:
-
Transfer case
-
Diferensial tambahan
-
Sistem kontrol elektronik
Tanpa AWD, harga Destinator bisa ditekan agar tetap kompetitif di pasar SUV menengah.
4. Perawatan Lebih Mudah
FWD memiliki struktur lebih sederhana. Artinya:
-
Biaya servis lebih murah
-
Risiko kerusakan lebih kecil
-
Cocok untuk konsumen umum
Hal ini membuat Destinator lebih ramah bagi pengguna harian.
Dampak Ketiadaan AWD bagi Konsumen
Meski strategis, keputusan ini tetap membawa konsekuensi.
1. Berkurangnya Daya Tarik bagi Pecinta Off-road
Konsumen yang gemar berpetualang atau sering ke daerah berbukit mungkin merasa Destinator kurang optimal tanpa AWD.
2. Persepsi “Kurang Tangguh”
Mitsubishi dikenal sebagai brand petualang. Ketika SUV baru tidak menawarkan AWD secara luas, sebagian penggemar merasa karakter khas Mitsubishi sedikit berkurang.
3. Pembanding dengan Kompetitor
Beberapa kompetitor di kelas SUV sudah menyediakan AWD sebagai opsi, sehingga Destinator harus bersaing lewat:
-
Fitur teknologi
-
Desain
-
Harga
-
Kenyamanan
Bukan semata performa medan.
Keunggulan Destinator Meski Tanpa AWD
Walau tidak semua varian punya AWD, Destinator tetap menarik.
1. Handling Lebih Stabil di Kota
FWD membuat kendaraan:
-
Lebih ringan
-
Lebih mudah dikendalikan
-
Nyaman di lalu lintas padat
Cocok untuk penggunaan harian.
2. Biaya Kepemilikan Lebih Rendah
Tanpa AWD:
-
Pajak bisa lebih ringan
-
Servis lebih murah
-
Konsumsi BBM efisien
Ini menjadi nilai plus untuk keluarga muda.
3. Fokus pada Kenyamanan
Destinator menonjolkan:
-
Suspensi empuk
-
Kabin senyap
-
Teknologi infotainment modern
Yang lebih relevan bagi pengguna urban.
Strategi Mitsubishi dalam Persaingan SUV
Keputusan Mitsubishi tampaknya ingin menempatkan Destinator sebagai:
-
SUV lifestyle
-
Kendaraan keluarga modern
-
Mobil harian dengan nuansa premium
Bukan SUV petualang murni seperti Pajero Sport.
Dengan begitu, ketiadaan AWD bukan kelemahan mutlak, melainkan hasil pemetaan kebutuhan pasar.
Apakah Mitsubishi Akan Menambahkan AWD ke Depannya?
Melihat tren industri otomotif, kemungkinan ini tetap terbuka.
Biasanya pabrikan:
-
Mengamati respon pasar
-
Melihat permintaan konsumen
-
Menyesuaikan facelift atau generasi berikutnya
Jika permintaan AWD tinggi, bukan tidak mungkin Mitsubishi menghadirkan Destinator AWD Edition di masa depan.
Tips Memilih Varian Destinator Tanpa AWD
Jika kamu tertarik Destinator meski tanpa AWD, perhatikan hal berikut:
-
Kebutuhan penggunaan – kota, tol, atau desa.
-
Kondisi jalan harian – aspal, beton, atau tanah.
-
Cuaca daerah – hujan ekstrem atau normal.
-
Budget perawatan – FWD lebih hemat.
Untuk mayoritas pengguna Indonesia, FWD sebenarnya sudah sangat memadai.
Pandangan Konsumen Indonesia terhadap AWD
Pasar Indonesia cenderung:
-
Lebih memilih irit BBM
-
Harga terjangkau
-
Biaya servis rendah
Karena itu, walau AWD terdengar menarik, faktanya tidak semua konsumen benar-benar memanfaatkannya.
Destinator hadir menyesuaikan realita tersebut.
Kesimpulan
Ketiadaan opsi AWD di beberapa varian Mitsubishi Destinator bukanlah kesalahan desain, melainkan strategi bisnis dan segmentasi pasar. Mitsubishi menargetkan Destinator sebagai SUV modern yang nyaman, efisien, dan terjangkau bagi pengguna perkotaan dan keluarga.
Meski AWD menawarkan keunggulan traksi dan stabilitas, mayoritas konsumen sebenarnya lebih membutuhkan efisiensi, kemudahan perawatan, serta harga yang bersahabat.
Ke depan, peluang hadirnya varian AWD tetap terbuka, tergantung respons pasar. Namun untuk saat ini, Destinator tanpa AWD tetap menjadi pilihan rasional bagi mereka yang menginginkan SUV stylish, nyaman, dan praktis.



Posting Komentar untuk "Ketiadaan Opsi AWD di Beberapa Varian Mitsubishi Destinator: Strategi, Dampak & Harapan Konsumen"
Posting Komentar