Ta Phraya National Park Sa Kaeo Thailand – Surga Alam Liar di Perbatasan Thailand-Kamboja
Sekilas Tentang Ta Phraya National Park
Ta Phraya National Park (dalam bahasa Thai: อุทยานแห่งชาติตาพระยา) resmi ditetapkan sebagai taman nasional pada 1996, menjadi salah satu kawasan lindung terbesar di Thailand dengan luas hampir 594 km². Taman ini berada di persimpangan pegunungan Sankamphaeng Range dan Dangrek Range, di dekat perbatasan Thailand–Kamboja, sehingga menawarkan pemandangan yang dramatis dan unik.
Lokasi geografisnya yang strategis membuat Ta Phraya menjadi bagian dari Dong Phayayen–Khao Yai Forest Complex, sebuah area hutan luas yang diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO bersama taman nasional besar lain seperti Khao Yai, Thap Lan, dan Pang Sida. Kompleks ini penting secara ekologis karena menjadi rumah bagi beragam flora dan fauna yang terancam punah serta jaringan habitat alami yang hampir tidak tersentuh.
Kalau Anda mencintai alam, hiking, dan eksplorasi budaya, taman nasional ini adalah pilihan luar biasa.
Keindahan Alam yang Membuat Betah
2.1. Topografi dan Flora Fauna
Seluruh area Ta Phraya merupakan kombinasi dari perbukitan, dataran rendah, dan lembah sungai kecil yang tersebar di seluruh taman. Puncak tertinggi di kawasan ini adalah Khao Phran Nut dengan ketinggian mencapai 579 meter, memberikan pemandangan panorama hutan lebat dan perbukitan hijau yang menakjubkan.
Flora di sini bervariasi mulai dari hutan dipterokarp kering, hutan tropis dataran rendah hingga area hutan gabungan yang subur. Anda akan menemukan pohon-pohon besar yang menjulang tinggi, beragam jenis anggrek liar, serta ribuan spesies tanaman lainnya yang menjadi habitat satwa liar.
Sedangkan fauna yang hidup di taman ini sangat menarik untuk diamati, mulai dari banteng Asia, rusa liar, babi hutan, hingga beragam burung endemik yang membuat Ta Phraya ideal bagi pencinta birdwatching. Sementara macan tutul, gajah liar, dan beberapa jenis primata kadang terlihat di pagi atau sore hari bagi pengunjung yang beruntung.
Aktivitas Wisata Unggulan
3.1. Trekking dan Hiking
Bagi Anda yang suka tantangan, Ta Phraya adalah surga trekking. Hutan yang lebat dan jalur yang bervariasi dari level pemula hingga tingkat lanjut memungkinkan wisatawan merasakan pengalaman hiking yang autentik. Selama trekking, Anda akan melalui jalur yang dipenuhi pepohonan besar, sungai kecil, serta peluang tinggi untuk melihat satwa liar di habitat aslinya.
3.2. Menyaksikan Satwa Liar
Berbeda dari taman nasional lain yang lebih populer dan ramai, Ta Phraya menawarkan pengalaman wildlife spotting yang lebih tenang. Anda bisa menyaksikan rusa, kera, hingga banteng di wilayah hutan, terutama di area rawa atau gundukan tanah tempat hewan-hewan ini sering berkumpul.
Momen terbaik untuk melihat satwa adalah pagi dan sore hari, saat suhu lebih sejuk dan satwa mulai keluar dari persembunyian mereka.
3.3. Perbatasan Thailand–Kamboja
Karena lokasinya yang berada dekat perbatasan, menjelajahi Ta Phraya juga memberikan pengalaman budaya yang berbeda. Anda bisa melihat sisa-sisa sejarah bekas konflik dan pengaruh arsitektur budaya Khmer di beberapa titik tertentu di sekitar taman (perlu didampingi pemandu untuk akses yang aman).
3.4. Camping dan Menginap di Alam Bebas
Pengalaman menginap di alam bebas adalah salah satu daya tarik utama. Situs camping di dalam taman memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk menghabiskan malam di bawah hamparan bintang, dikelilingi oleh suara hutan dan gemericik sungai.
Pastikan membawa peralatan camping lengkap — karena fasilitas di area camping cukup sederhana dan biasanya tidak dilengkapi fasilitas mewah seperti listrik atau air panas.
Spot-spot Foto yang Menakjubkan
Ta Phraya memiliki sejumlah lokasi yang sangat cocok untuk foto Instagramable dan juga untuk konten blog atau vlog:
-
Puncak Bukit/Khao Phran Nut – Panorama seluruh taman nasional saat sunrise atau sunset.
-
Rawa dan Lembah Hutan – Terlihat murni dan liar, cocok untuk foto satire hutan.
-
Pemandangan Alam dan Jalur Trekking – Setiap jalur memiliki karakter yang berbeda, memberikan foto yang unik.
-
Area Sungai Tepi Hutan – Air jernih berpadu dengan warna hijau alami hutan, sempurna untuk foto nature.
Waktu Terbaik Mengunjungi Ta Phraya
Musim terbaik untuk berkunjung ke Ta Phraya adalah antara November hingga Februari, saat cuaca lebih sejuk dan nyaman untuk trekking dan eksplorasi alam. Namun setiap musim punya keunggulan sendiri:
-
Musim Kering (Mar–Mei): Cuaca cerah pagi hingga sore, cocok untuk hiking panjang.
-
Musim Hujan (Jun–Okt): Hutan menjadi sangat hijau, suasana lembap, air sungai mengalir lebih deras — foto alam jadi lebih dramatis.
Tips Penting Sebelum Berkunjung
6.1. Bawa Perlengkapan Outdoor Lengkap
Karena medan trekking bisa sangat menantang dan fasilitas sangat terbatas, pastikan membawa:
-
Sepatu hiking yang nyaman
-
Pakaian ringan namun menutupi kulit dari sengatan matahari dan serangga
-
Peta offline dan kompas
-
Air minum cukup
-
Obat anti-nyamuk dan P3K
6.2. Siapkan Penginapan atau Tenda
Walau ada beberapa lokasi camping, sebaiknya Anda mengurus booking atau izin terlebih dahulu dengan pihak taman nasional, agar bisa mendapatkan tempat dengan aman dan nyaman.
6.3. Hormati Alam dan Satwa Liar
Ta Phraya adalah kawasan lindung, jadi penting untuk:
-
Tidak memberi makan hewan liar
-
Tidak membuang sampah sembarangan
-
Tidak menyalakan api tanpa izin
-
Mengikuti petunjuk rangers jika ada
Dengan menjaga aturan, Anda turut melestarikan habitat alami yang rapuh ini.
Akses dan Transportasi
Karena lokasinya yang relatif jauh dari pusat kota besar Thailand, perjalanan ke Ta Phraya biasanya memerlukan kendaraan pribadi, sewa mobil, atau transportasi lokal dari Sa Kaeo. Rute paling umum adalah berkendara dari kota Sa Kaeo menuju distrik Ta Phraya, kemudian mengikuti petunjuk menuju taman nasional.
Sebaiknya cek peta GPS atau aplikasi offline karena sinyal seluler di dalam taman bisa sangat terbatas.
Menggabungkan Rute Wisata dengan Destinasi Terdekat
Jika Anda punya waktu lebih, pertimbangkan untuk menggabungkan kunjungan ke destinasi alam lain yang masih satu kawasan ekologis atau dekat secara geografis:
8.1. Pang Sida National Park
Taman nasional besar lain di provinsi Sa Kaeo yang terkenal dengan hutan hujan tropis, air terjun, dan kegiatan safari satwa liar. Pang Sida bersama Ta Phraya merupakan bagian dari kompleks hutan Dong Phayayen–Khao Yai yang kaya biodiversitas.
8.2. Wisata Budaya Lokal
Seperti wisata kuliner Thailand timur, pasar lokal tradisional, dan desa-desa kecil di sekitar perbatasan yang menawarkan pengalaman budaya otentik.
Kesimpulan.
Ta Phraya National Park bukan sekadar taman nasional biasa — ini adalah surga petualangan alam yang masih asli, jauh dari keramaian turis, dan penuh potensi foto serta cerita perjalanan yang menarik. Taman nasional ini menawarkan pengalaman yang berbeda dari kebanyakan destinasi populer di Thailand:
Bagi pecinta alam, petualang sejati, serta pemburu konten yang ingin konten berbeda dari yang biasa, Ta Phraya National Park wajib masuk dalam daftar perjalanan Anda ke Thailand!


Posting Komentar untuk "Ta Phraya National Park Sa Kaeo Thailand – Surga Alam Liar di Perbatasan Thailand-Kamboja"
Posting Komentar