Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Komponen Mobil & Jenis Perbaikan Paling Mahal

AttailahPetirSeperti yang kita tahu kalau untuk membuat sebuah mobil akan membutuhkan banyak sekali komponen-komponen, mulai dari yang berukuran besar hingga komponen-komponen yang berukuran kecil.

4 Komponen Mobil & Jenis Perbaikan Paling Mahal

Sebenarnya komponen yang dibutuhkan untuk merakit setiap mobil bisa berbeda-beda. Dimana contoh yang paling gampangnya adalah pada saat sebuah pabrikan Rolls-Royce membuat mesin 12 silinder yang membutuhkan 14 ribu komponen.

Berbeda halnya dengan mobil dari pabrikan toyota, yang mana mereka akan membutuhkan tidak kurang dari 30 ribu Komponen Mobil agar kendaraan roda 4 yang mereka rakit tersebut bisa berjalan sebagai mana mestinya.

Komponen Terpenting Pada Mobil Apa Saja Sih?

Sebenarnya untuk menjawab pertanyaan ini admin bisa bilang kalau setiap mobil punya komponen pentingnya tersendiri yan g berbeda-beda. Tapi secara keseluruhan, Komponen Mobil yang perlu diketahui ada 5 komponen yang diantaranya adalah Aki, Sistem Pendingin, Transmisi, Suspensi dan juga Ban.

Kelima komponen tersebut bisa dibilang sebagai Komponen Mobil yang paling utama agar sebuah mobil bisa berjalan sebagai mana mestinya. Sedangkan untuk komponen mesinnya sendiri terdapat 7 Komponen Inti, yang masing-masing komponen tersebut ada Blok Silinder, Silinder Head, Piston atau Torak, Batang Piston atau Connecting Rod, Ring Piston, Poros Engkol atau CrankShaft dan juga Karter atau Oil Pan.

Semua komponen tersebut punya peran dan tugasnya tersendiri dalam menggerakkan mesin nantinya. Setiap Komponen Mobil pastinya punya usia pakainya masing-masing, dan bisa saja sewaktu-waktu bisa bisa rusak dan harus segera diganti.

Kerusakan Komponen Mobil ini tidak hanya terjadi pada jenis mobil Konvensional saja, akan tetapi juga bisa terjadi pada Komponen Mobil Hybid atau Komponen Mobil Listrik. Sebenarnya perbedaan antara sistem penggerak ( mesin ) mobil konvensional dengan mesin mobil listrik berbeda lumayan jauh, karena seperti yang kita tahu kalau Mobil Listrik bergerak dengan memanfaatkan energi listrik sebagai sumber daya nya.

Hal ini sangat berbeda dengan mobil Konvensional yang memanfaatkan Bahan Bakar Minyak untuk bergerak. Harga Komponen Mobil tersebut pun bisa berbeda-beda karena memang cara kerja komponen mobil itu sendiri yang berbeda.

Namun jika membahas tentang Harga Komponen Mobil dari yang paling mahal secara umum admin punya 4 List Komponen Mobil Konvensional yang mungkin harus anda jaga baik-baik untuk anda yang sudah memiliki mobil, dan harus anda cek ( periksa ) dengan lebih teliti untuk anda yang hendak membeli mobil dengan kondisi bekas.

Ke Empat komponen tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.

Internal Mesin
Internal Mesin Mobil

Sebenarnya sudah bukan rahasia lagi kalau salah satu masalah yang terjadi pada mobil dan sering menjadi momok menakutkan bagi sebagian besar pengguna mobil adalah Komponen Mobil di bagian dalam mesin atau yang lebih sering disebut Internal Mesin.

Tapi sebelum membahas lebih jauh tentang internal mesin mobil ini, ada baiknya untuk mengenal jenis-jenis mesin mobil terlebih dahulu. Dalam dunia Otomotif sendiri terdapat sangat banyak jenis mesin yang dibuat oleh masing-masing pabrikan mobil.

Namun yang paling dikenal dari sekian banyak jenis mesin tersebut diantaranya adalah:

  • Straight Engine (Mesin Inline Sejajar): Mesin Inline ini sebenarnya lebih mudah dibuat dari jenis-jenis mesin lainnya baik itu mesin Flat ataupun mesin dengan konfigurasi V. Karena sesuai dengan namanya, mesin Inline ini hanya membutuhkan satu cabang silinder dan Cranckshaft saja.
  • Mesin W: Sama seperti huruf W, mesin ini memiliki bentuk konfigurasi W yang merupakan gabungan dari 2 buah mesin dengan konfigurasi V. Contoh yang palinng mudah untuk dilihat dari jenis Mesin W ini adalah mesin dari Buggati Veyron yakni W16 yang mampu menghasilkan tenaga yang luar biasa buas.
  • Mesin X: Sebenarnya konfigurasi mesin X ini sangat jarang ditemukan karena memang alasan berat dan juga komplikasinya yang lebih rumit dibandingkan dengan kedua jenis mesin yang sudah kita bahas diatas tadi. Mesin X ini biasanya terdapat pada sebuah pesawat sebagai sumber penggerak utamanya.
  • Mesin V ( V Engine ): Seperti yang sudah admin singgung diatas tadi, kalau Mesin V ini merupakan jenis mesin yang disusun dengan konfigurasi huruf V. Pada motor mesin ini bisa dengan mudah ditemukan pada Harley Davidson sedangkan pada mobil jenis mesin V ini punya konfigurasi tabung yang sangat beragam, mulai dari V4, V6, V8, V10, V12, V16, V18, V20 dan juga V24.
  • Mesin H: Mesin H ini merupakan jenis mesin dengan konfigurasi H-Blok  dimana jenis mesin ini akan terlihat seperti bentuk H saat dilihat dari bagian depan mesin baik dengan susunan vertikal maupun dengan susunan Horizontal.
  • Mesin U: Terakhir ada jenis Mesin U yang mana jenis mesin ini terlihat seperti dua buah mesin inline yang membentuk huruf U. Kedua ujung mesin ini punya poros enkolnya tersendiri dan dihubungkan dengan geer atau rantai.

Sedangkan untuk beberapa komponen mesin yang paling umum terdapat pada sebuah mobil diantaranya ada Kepala Silinder, Blok Silinder, Piston, Poros Engkol, Transmisi dan juga Turbocharger pada mobil-mobil tertentu yang sudah mengadopsi sistem Turbo.

Bagian yang paling membuat kepala pusing saat terjadi kerusakan pada sebuah mobil tentu saja bagian internal mesin ini, karena akan sangat menguras isi dompet jika sampai mobil yang kita miliki harus turun mesin.

Maka dari itu, bagi anda yang punya mobil terutama mobil yang sudah lumayan berumur ada baiknya untuk lebih memperhatikan bagian Internal mesin mobil tersebut dan merawatnya sebaik mungkin. Karena untuk sekali turun mesin setidaknya anda harus mengeluarkan biaya hingga puluhan juta tergantung mobil.

Transmisi
Transmisi

Salah satu Komponen Mobil yang harus benar-benar dijaga dan jangan sampai bermasalah adalah sitem transmisinya.

Sistem Transmisi Itu Apa Sih?

Sistem Transmisi merupakan salah satu Komponen Mobil yang terhubung ke bagian mesin. Fungsi dari sistem transmisi ini sendiri adalah untuk mengubah kecepatan dan tenaga putar yang dihasilkan oleh mesin mobil.

Adapun cara kerja dari Sistem Transmisi ini sendiri adalah dengan cara memindahkan tenaga yang dihasilkan oleh mesin mobil ke deferensial.

Jenis-jenis Apa Saja Transmisi pada sebuah mobil?

Walaupun yang paling dikenal di indonesia jenis transmisinya hanya manual dan Matic saja, tapi sebenarnya ada beberapa jenis transmisi yang terdapat pada sebuah mobil yang setiap brand mobil menamainya dengan sebutan mereka masing-masing. Namun yang paling umum yang terdapat di pasaran terutama di indonesia diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Transmisi Manual
    Transmisi Manual ini merupakan jenis transmisi mobil yang memang 100% perpindahan giginya diatur oleh pengendara mobil tersebut. Mungkin sebagian besar dari anda juga sudah pasti paham dengan jenis transmisi yang satu ini.
  • Transmisi Otomatis Konvensional
    Transmisi Otomatis Konvensional atau yang lebih dikenal dengan sebutan matic conventional merupakan jensis transmisi mobil yang masih menggunakan torque converter. Dimana tenaga mekanik yang berasal dari mesin dikonfersikan menjadi energi kinetik dan selanjutnya disalurkan ke bagian driveshaft.
  • Transmisi Otomatis CVT
    Transmisi Otomatis CVT atau yang lebih dikenal dengan nama transmisi CVT ini merupakan nama lain dari Continuous Variable Transmission yang memanfaatkan sepasang pulley dengan mengikuti putaran mesin mobil.  Tramsisi CVT ini dikenal akan kehematan bahan bakar yang ditawarkan, walaupun memang performa yang hasilkan tidak lebih baik dibandingkan dengan jenis transmisi manual.
  • Transmisi Dual Cluth
    Transmisi Dual Cluth merupakan jenis transmisi perpaduan antara transmisi manual yang memang diotomatiskan. Dengan kata lain jenis transmisi Dual Cluth ini menggunakan Double Coupling yang nantinya akan dikontrol oleh perangkat yang bernama ECU ( Electronic Control Unit ) atau komputer pada sebuah mobil untuk memindahkan giginya dan salah satu kelebihan dari jenis transmisi Dual Cluth ini adalah kecepatan perpindahan giginya yang begitu sigap.
  • Transmisi AMT
    Terakhir ada Transmisi AMT yang merupakan singkatan dari Automated Manual Transmission. Jenis transmisi ini pada dasarnya masih mengadopsi sistem transmisi manual, tapi jenis koplingnya sendiri adalah berupa kopling kering yang akan bekerja secara otomatis dan sudah diadopsi pada Suzuki Ignis sejak beberapa tahun yang lalu.

Berapa Banyak Komponen Utama Transmisi Manual?

Mungkin tidak banyak orang yang tahu kalau pada dasarnya terdapat 13 komponen utama pada jenis transmisi manual ini yang mana diantaranya adalah sebagai berikut.

  1. Poros Input Transmisi yang berguna untuk merotasi gigi didalam gearbox transmisi.
  2. Gigi Transmisi yang berguna untuk memberi masukan tenaga yang berasal dari bagian mesin menjadi gaya torsi.
  3. Gigi Penyesuaian merupakan komponen penghubung yang bertugas untuk memberikan rasa aman kepada pengendara pada saat melakukan perpindahan gigi ketika mobil sedang dalam kondisi berjalan.
  4. Garpu Pemindah yang berguna untuk meggeserkan gigi pada poros transmisi.
  5. Tuas Penghubung memiliki fungsi untuk menghubungkan tuas perseneling dengan garpu pemindah.
  6. Tuas Transmisi atau Tuas Pemindah Perseneling adalah pengendali utama yang menghubungkan pengendara dengan sistem transmisi mobil.
  7. Bak transmisi merupakan dudukan Bearing transmisi lengkap dengan poros-porosnya.
  8. Output Shaft berguna untuk memindahkan torsi yang bersumber dari sistem transisi ke bagian gigi terakhir.
  9. Bantalan atau Bearing berperan untuk mengurangi gesekan pada setiap permukaan komponen yang bergerak di bagian dalam sistem transmisi.
  10. Counter Gear berfungsi untuk menghasilkan torsi pada saat memasukkan hinggi hingga mobil bergerak.
  11. Reverse Gear adalah Komponen Transmisi yang memiliki fungsi untuk mengubah arah putaran komponen Output Shaft.
  12. Hub Slave berguna untuk mengunci atau menyesuaikan gigi pecepatan.
  13. Dan terakhir adalah Speedometer Gear yang berguna untuk menampilkan informasi kecepatan mobil yang anda gunakan agar pengendara bisa menyesuaikan kecepatan kendara dari mobil mereka.

Sedangkan untuk komponen utama dari jenis transmisi Matic sendiri juga ada beberapa dan diantaranya adalah sebagai berikut.

  1. Torque Converter berfungsi untuk membuat momen yang dihasilkan oleh mesin mobil menjadi lebih besar.
  2. Brake yang berguna sebagai pembanding gigi yang dibutuhkan oleh mobil.
  3. Cluct & One-way Clucth memiliki fungsi untuk menyingkronkan torsi guna memindahkan momen dari mesin bag bagian intermediate shaft.
  4. Hydraulic Control Sistem berguna untuk mengalirkan minyak dari transmisi ke komponen Torque Converter dan juga melumasi bagian lain dari sistem transmisi mobil.
  5. Manual Linkage yang menjadi selector lever dengan kabel, pedal akselerator dan juga trotel kabel transmisi.
  6. Shifting Control berguna untuk mengubah rasio getaran secara otomatis dan masih bisa disesuaikan dengan keinginan dari sipengendara mobil tersebut.
  7. Pedal Akselerasi memiliki fungsi untuk membuka throttle valve yang nantinya akan diteruskan ke sistem transmisi mobil dengan menggunakan kabel.
  8. ATF ( Automatic Transmission Fluid ) berguna untuk melumasi sistem transmisi Otomatis pada sebuah mobil.

Dengan melihat sekian banyak komponen yang mungkin bagi sebagian besar orang bisa dibilang rumit, maka seharusnya wajar kalau komponen ini menjadi salah satu komponen mobil yang tergolong mahal jika seandainya mengalami trouble.

Karena setidaknya pemilik mobil harus merogoh kocek mulai dari angka 1,5 jutaan hinngga mencapai 8 jutaan tergantung merek mobil, varian mobil hingga ke bagian mana yang bermasalah dari sistem transmisi ini.

Maka dari itu, ada baiknya untuk memperhatikan lebih bagian Komponen Mobil yang satu ini dalam hal perawatan tentunya.

Head Gasket
Head Gasket

Head Gasket atau yang lebih dikenal dengan istilah Paking merupakan salah satu komponen mobil yang berada diantara blok mesin dengan kepala silinder sebagai penyambung kedua bagian mesin tersebut.

Adapun tugas dari Head Gasket ini adalah guna mempertahankan kompresi di dalam ruang pembakaran. Tidak hanya itu, Head Gasket ini  juga bertugas untuk mencegah kebocoran oli maupun air radiator masuk ke bagian dalam mesin.

Apa Penyebab Head Gasket Bermasalah?

Sebenarnya penyebab Head Gasket bermasalah sendiri sangat beragam, namun penyebab yang paling umumnya terjadi adalah akibat dari panas mesin yang terlalu berlebihan. Adapun ciri-ciri Head Gasket mobil bermasalah diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Mesin Overheat
    Ciri yang pertama yang paling mudah untuk dideteksi adalah terjadi overheat pada mesin mobil. hal ini disebabkan oleh kebocoran kompresi yang melitas ke bagian saluran pendingin atau yang lebih kita kenal dengan istilah air radiator.
    Dikarenakan sistem pendinginan yang terdapat pada mesin mobil ini sedang bermasalah, maka sangat wajar kalau penahan kedua bagian mesin ini yakni blok mesin dan juga kepala silinder mengalami pemuaian hingga terjadi kebocoran.
  • Radiator Ataupun Selang Radiator Jebol
    Selanjutnya ciri-ciri kerusakan terjadi pada bagian Head Gasket adalah lanjutan dari poin yang pertama barusan yakni kompresi yang bocor yang mengakibatkan tekanan udara berlebih pada bagian Saluran Sistem Pendingin Mesin, dan tekanan udara inilah yang menjadi penyebab jebolnya radiator ataupun selang dari radiator itu sendiri.
  • Oli Bercampur Dengan Air Menjadi Berwarna Putih Susu
    Terakhir ciri dari kerusakan pada bagian Head Gasket adalah oli mesin berubah yang tadinya warnanya normal dengan warna oli menjadi berwarna putih susu.

Hal ini diakibatkan oleh oli mesin yang bercampur dengan cairan radiator yang masuk ke dalam ruang mesin.

Jika sampai Head Gasket ini bermasalah, maka setidaknya pengguna mobil harus mengganti komponen yang bermasalah tersebut dengan yang baru. memang harga dari Head Gasket ini tidak seberapa, bahkan mungkin masih dalam hitungan Ratusan Ribu saja, tapi imbasnya ke komponen lain pada saat melakukan penggantingan Head Gasket ini membuat pemilik mobil harus mengeluarkan biaya lebih hingga belasan juta.

Injektor Diesel
Injektor Diesel

Injektor Diesel ini merupakan komponen mobil yang hanya bisa ditemukan pada mobil berjenis Mesin Diesel, beberapa gejala yang akan muncul pada saat komponen ini bermasalah diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Mesin Mobil Sulit Untuk Dihidupkan, hal ini terjadi akibat aliran bahan bakar ke dalam ruang pembakaran menjadi terhambat. Hal ini juga bisa terjadi akibat tekanan injektor yang menurun bahkan hingga kondisi injektornya yang sudah aus bahkan rusak.
  • Mesin Terasa Sering Tersendat atau bahakan berebet, karena memang supplai bahan bakar ke ruang pembakaran yang tidak lancar yang akan membuat kinerja dari mesin ini menjadi tidak stabil. Biasanya untuk mengatasi masalah yang satu ini langkah yang harus dilakukan adalah dengan menyetel ulang Injektor Diesel tersebut atau bahkan menggantinya jika memang benar- benar sudah tidak bisa digunakan lagi.
  • Boros bahan bakar bisa juga terjadi akibat dari masalah yang terjadi pada bagian injektor diesel, karena logikanya adalah hubungan antara bahan bakar dengan sistem injektor diesel ini yang sangat-sangat erat. Maka tidak aneh jika injektor diesel ini mulai bermasalah yang akan terjadi adalah bahan bakar mobil diesel menjadi lebih boros dari yang seharusnya.
  • Performa Mobil Menjadi Tidak Optimal adalah salah satu dari gejalan yang timbul akibat Injektor diesel ini bermasalah. Karena seperti yang sudah admin singgung diatas tadi kalau Injektor diesel ini merupakan komponen mobil yang bertugas untuk mengendalikan bahan bakar yang masuk ke dalam ruang pembakaran, dimana tenaga yang dihasilkan oleh mobil yang tidak akan optimal jika suplai bahan bakar yang masuk ke dalam ruang pembakarannya yang juga kurang optimal. Alhasil, performa dari mobil tersebut juga akan kurang optimal.
  • Muncul Asap Pekat Dari Bagian Kenalpot, sebenarnya asap yang keluar dari kenalpot mobil berjenis mesin diesel merupakan sesuatu yang wajar terjadi, namun jika asap yang keluar tersebut sudah berlebihan, maka hal tersebut menjadi tidak lumrah lagi. Hal tersebut bisa terjadi karena beberapa faktor yang mana salah satunya adalah akibat dari suplai bahan bakar yang terlalu banyak ( berlebihan ) kedalam ruang pembakaran yang menyebabkan Asap dari mobil diesel ini menjadi berlebihan juga.

Sebenarnya pemilik mobil berjenis mesin diesel bisa mewaspadai terjadinya masalah pada bagian Injektor Diesel ini dengan melakukan pengecekan secara rutin, karena jika sampai komponen mobil yang satu ini mulai bermasalah, biaya yang harus dikeluarkan juga akan cukup besar, bahkan bisa diatas Rp 10 juta.

Maka dari karenanya, tidak salah kalau ada pepatah yang mengatakan kalau Mencegah lebih baik daripada mengobati.

Nah, itulah sedikit banyaknya informasi seputar komponen mobil & Jenis Perbaikan Paling mahal yang berhasil admin rangkum dan bisa admin share untuk anda pada postingan kali ini, semoga informasi tersebut bermanfaa. Terimakasih & Sampai Jumpa Pada Postingan Selanjutnya.

Posting Komentar untuk "4 Komponen Mobil & Jenis Perbaikan Paling Mahal"