Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Kekurangan Honda CR-V

AttailahPetir Setelah membahas tentang Kelebihan Honda CR-V pada postingan yang lalu. Maka pada postingan kali ini admin akan sedikit membeberkan tentang kekurangan yang dimiliki Honda CR-V ini.

4 Kekurangan Honda CR-V

Karena walau sesempurna apa pun sebuah mobil pasti punya kekurangannya tersendiri dan mungkin akan menjadi keluhan bagi sebagian besar pengguna mobil. Bahkan tidak jarang ada orang yang berpendapat kalau kekurangan yang dimiliki mobil tersebut sebagai sebuah penyakit, ada yang memang bawaan dari pabrik, dan ada juga yang mengatakan kalau kekurangan yang dimiliki mobil tersebut memang salah satu bagian yang bisa dibilang paling cepat dan paling sering bermasalah.

Seperti yang sudah pernah admin singgung pada postingan sebelumya kalau Honda CR-V ini punya beberapa varian yang beredar di pasaran dan dijual pada rentang harga yang berbeda-beda. Starting harganya mulai dari Rp 550 juta hingga varian Black Edition yang dijual pada rentang harga yang bisa menembus angka Rp 660 juta.

Bagi anda yang penasaran kekurangan Honda CR-V ini apa-apa saja. Mari sama-sama kita ulik lebih lanjut dibawah ini.

Head Unitnya Tergolong Jelek di Kelasnya
Head Unit Honda CR-V

Mungkin tidak hanya menurut admin semata, tapi juga mungkin saja anda yang sudah pernah memiliki Honda CR-V akan sependapat kalau Head Unit yang dimiliki Honda CR-V ini merupakan salah satu yang paling jelek diantara mobil-mobil lain yang ada dikelasnya.

Meskipun sebenarnya Head Unit Honda CR-V ini berasal dari salah satu brand yang sudah sangat dikenal oleh masyarakan indonesia akan kualitasnya yang tergolong baik. Namun pada Honda CR-V ini head unit tersebut sama sekali tidak sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan oleh para pengguna mobil.

Maka dari itu tidak akan terasa aneh kalau banyak dari pengguna Honda CR-V yang baru yang bahkan langsung mengganti Head Unit mobil ini dengan head unit after market. Karena memang selain dinilai lemot, Head unit tersebut juga sering mengalami Hang.

Selain itu, tampilan kamera mudur juga dinilai sangat kurang untuk ukuran sebuah mobil yang harganya sudah diatas Rp 500 juta karena memang kualitas yang dihasilkan masih kurang jelas ( Low Resolustion ). Sehingga pada saat pengguna mobil tersebut memundurkan mobil, Visibilitas ke bagian belakang mobil akan menjadi sangat sedikit.

Oil Indicatior Sering Menyala
Indikator Oli Honda CR-V

Bagi yang belum tahu, indicator oli ini sendiri merupakan salah satu komponen yang bertugas untuk memberikan informasi tentang kondisi Volume Oli itu sendiri kepada para pengendara kendaraan terutama pada kendaraan Roda 4 ( merujuk pada Honda CR-V yang sedang kita bahas ).

Lampu Indikator ini sendiri juga akan menyala ketika tekanan oli yang terdapat di dalam mesin Honda CR-V ini mengalami penurunan. Karena seperti yang kita tahu kalau setiap mesin membutuhkan oli untuk bisa menjalankan tugasnya sesuai dengan yang ditugaskan, apalagi pada mobil CR-V yang notabennya digunakan sebagai mobil pribadi.

Biasanya Oli Mesin pada setiap mobil memiliki usia pakainya sendiri yang berbeda-beda tergantung jenis dan model mesin itu sendiri. Namun pada Honda CR-V ini, banyak pengguna mobil tersebut yang mengeluh kalau Indikator Oli yang menyala setiap 2.000 hingga 3.000 km.

Sebenarnya, berdasarkan pengalaman dari beberapa mekanik yang memang bertugas menyelesaikan masalah tersebut, kalau pada dasarnya indikator oli ini bekerja berdasarlkan 2 hal utama yakni berdasarkan jam kerja mesin dan juga beban yang diemban oleh mesin itu sendiri.

Mungkin saja kalau penyakit pada CR-V yang berupa Indikator Oli yang sering menyala ini terjadi terjadi akibat mobil tersebut yang sering kena macet. Bahkan bisa juga karena Idle dalam jangka waktu yang agak lama yang akan menjadi perhitungan bagi mobil itu sendiri.

Tapi, ada juga penyakit lain yang muncul selain dari Oil Life Indicator ( OLI ) ini yang menyala pada rentang perjalanan yang kurang jauh yakni jarak tempuh perjalanan mobilnya yang tidak terbaca secara akurat, misalnya saja jarak tempuh perjalanan yang dilakukan Honda CR-V ini sejauh 800 km, namun yang terbanca hanya 200 km saja.

Walaupun memang sebenarnya masalah tersebut sudah dijelaskan oleh pihak honda di dalam buku panduan, namun seperti yang kita tahu kalau kebanyakan orang kita banyak yang kurang tertarik dengan masalah tersebut.

Turbo Jebol
Turbo Honda CR-V

Sebelum membahas lebih jauh tentang turbo yang jebol, disini admin akan sedikit memberikan informasi tentang Turbo ini sendiri apa? Turbo merupakan salah satu komponen yang terdapat pada mobil yang memiliki kegunaan untuk memberikan tenaga tambahan pada mobil tersebut.

Dengan adanya turbo, maka tenaga yang dihasilkan oleh setiap mobil bisa meningkat lumayan signifikan, bahkan dalam beberapa kasus bisa meningkatkan tenaga mobil hingga 2 kali lipat dari tenaga awal yang dihasilkan oleh mesin itu sendiri.

Turbo ini sendiri nantinya akan memanfaatkan gas buang yang dihasilkan oleh mesin guna memutar baling-balig pada turbo ini sendiri yang nantinya bisa menghasilkan udara terkompresi dalam volume yang lumayan banyak. Udara yang dihasilkan tersebutlah yang nantinya akan disuplai ke silinder untuk pembakaran.

Pada dasarnya turbo ini masih terbagi kedalam 2 macam yang paling umum dikenal yakni Turbocharger dajuga Supercharger yang cara kerja nya lebih kurang mirip-mirip, hanya saja metode maupun cara kerjanya saja yang berbeda.

Biasanya Turbo pada sebuah mobil akan bekerja pada rpm-rpm tertentu, tergantung dari seberapa besar Bus Turbo tersebut di isi, semakin besar bus turbo yang harus di isi, maka akan semakin tinggi pula putaran mesin mobil yang harus bekerja untuk mengisi Bus nya. Namun jika sudah terisi penuh, tenaga yang dihasilkan bisa berkali-kali lipat dari yang seharusnya.

Terkait dengan penyakit yang terjadi pada Honda CR-V yang sedang kita bahas sekarang yang tidak lain adalah Turbo Jebol, sebenarnya tidak banyak pengguna CR-V yang mengalami Turbo Jebol pada mobil mereka, tapi memang masih ada yang mengalami hal tersebut.

Bahkan ada beberapa pengguna yang memang mengalami gejala yang menunjukkan masalah yang terjadi pada Turbo CR-V ini seperti tenaga yang mengalami ngempos, semua lampu indikator mobil menyala, selang turbo yang lepas hingga mobil berjalan dalam mode tanpa turbo ( Tenaga dari mesin menurun drastis ).

Sebenarnya Turbo jebol tersebut bisa dibilang sebagai salah satu kekurang beruntungan pengguna Honda CR-V ini dalam memilih mobil impian mereka tersebut ( Kecacatan pabrik dalam skala 1:1000 ). Walaupun memang hal tersebut tidak hanya terjadi pada Honda CR-V ini saja, tapi juga terjadi pada mobil-mobil dari pabrikan lain, dan hal tersebut sudah menjadi rahasia umum.

Jadi dengan kata lain, persoalan tersebut sebenarnya bukanlah penyakit yang dimiliki oleh Honda CR-V ini, akan tetapi lebih ke kurang beruntung si pemilik mobil saja dalam mendapatkan Unitnya.

Tuas Transmisi Sangat Mudah Patah
Tuas Transmisi Honda CR-V

Penyakit terakhir yang paling umum terjadi pada Honda CR-V adalah tuas Transmisinya yang sangat rentan patah. Sebenarnya bukan tepat pada tuas transmisinya, tapi lebih ke tombol yang terdapat pada tuasnya yang memang kerap kali mengalami patah.

Tentu hal ini kerap kali membuat pengguna Honda CR-V kecewa dan juga marah menjadi bercampur aduk. Karena bisa dibayangkan, untuk sebuah mobil yang harganya lebih dari setengah miliar tapi bagian yang paling sering digunakan bisa patah, bahkan tidak hanya 1 atau 2 kasus saja, tapi ada puluhan kasus.

Tidak da yang tahu mengapa tombol pada Tuas Honda CR-V ini bisa patah dengan begitu mudah, apakah memang material yang digunakan pada bagian tersebut yang memang kurang berkualitas, ataupun memang hal tersebut memang kesalahan yang dilakukan oleh para driver mobil tersebut yang kurang hati-dalam menggunakannya.

Bahkan dalam salah satu cuitan yang dilakukan oleh salah saeorang pengguna Honda CR-V mengatakan kalau pengguna tersebut mengalami hal yang menjengkelkan ini pada saat hendak memarkirkan mobilnya di salah satu parkiran. Namun pada saat sudah selesari parkir, Knop Perseneling mobilna copot keluar dari tempatnya hingga jatuh ke lantai.

Tentu sebagai seorang pengguna mobil yang normal merasa panas dingin dengan kondisi tersebut, karena memang bayangan yang muncul dari dalam kepalanya harga spare part dari mobil yang harganya diatas 500 juta tidak murah sama sekali.

Tapi sebenarnya kekhawatiran itu bisa diredam kalau Honda CR-V yang dimiliki itu merupakan mobil baru yang memang baru diambil dari Dealer resmi karena bisa di klaim garansi parts yang rusak tersebut. Hanya saja untuk anda yang memiliki mobil tersebut bukan dengan kondisi baru, maka wajar saja kekhawatiran tersebut muncul, bisa saja harga komponen yang kecil tersebut sangat mahal, atau bukah hanya knob dari tuasnya saja yang harus diganti, akan tetapi harus satu set komplit ( pasti akan membuat kepala pusing ).

Maka dari itu, sebelum hal tersebut terjadi. Ada baiknya untuk menggunakan Tuas Transmisi & Komponen yang paling rentang bermasalah tersebut dengan lebih berhati-hati.

Nah, itu dia sedikit banyaknya infomrasi tentang kekurangan yang dimiliki oleh Honda CR-V yang paling banyak dikeluhkan oleh pengguna mobil tersebut yang berhasil admin rangkum dan bisa admin share untuk anda pada postingan kali ini. Terimakasih sudah berkunjung & Sampai Jumpa pada postingan selanjutnya.

Posting Komentar untuk "4 Kekurangan Honda CR-V"